Connect With Us

Kinerja Wali Kota Tangsel Dinilai Lamban

| Jumat, 13 Februari 2009 | 08:40




TANGERANGnews–Sejumlah anggota DPRD Kabupaten Tangerang menilai kinerja Penjabat Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) HM Shaleh MT sangat lamban. Hingga dua minggu kepemimpinannaya, belum ada kemajuan yang berarti, terutama bidang pemerintahan.

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Tangerang Arif Wahyudi mengganggap, Penjabat Walikota Tangerang Selatan seperti orang yang tidak dapat bekerja. Hingga kini, Struktur Organisasi Tata Kerja (SOTK) pemerintahan Kota Tangerang Selatan belum kunjung keluar. Akibatnya, banyak tahapan yang tertunda.

“Sudah jangan bicara banyak soal pembangunan. SOTK saja belum punya, bagaiamana mau kerja. Walikota suruh bikin SOTK dulu,” ucap Arif Jumat (13/2).

Politisi dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini menilai, Penjabat Wali Kota tidak memahami peraturan pemerintah (PP) No. 41 tahun 2007 tentang organisasi perangkat daerah.

Selain itu, Penjabat Wali Kota harus berani mengambil keputusan dengan cepat. Tidak perlu menunggu desakan dan instruksi dari pihak lain.

Selama ini, kegiatan yang sering dilakukan Penjabat Wali Kota lebih banyak bersifat seremonial. Kebijaknya pun sulit diterapkan, karena belum memiliki perangkat daerah. Sehingga hanya sekedar pernyataan tanpa manfaat bagi rakyat.

“Kinerja seperti itu harus segera diperbaiki. Beban tugas Penjabat Walikota itu sangat berat. Sedangkan waktu kerja yang diatur dalam peraturan sangat pendek. Sehingga tidak bisa lagi berlama-lama mengambil keputusan,” tegas Arif.

Hal serupa diungkapkan Deky Saprudin. Menurut politisi dari Partai Golkar tersebut, kinerja Penjabat Walikota belum maksimal. Lebih banyak sekedar lips service, dan tidak mengenai sasaran sebagai pimpinan.

“Seharusnya, Penjabat Walikota Tangsel menyusun agenda kerja yang terjadwal. Mulai dari tahap penyiapan perangkat daerah sampai upaya menyiapakn sarananya. Tapi, Walikota Tangsel ini hanya sibuk mondar-mandir saja. Nggak jelas hasilnya,” kritik anggota komisi B ini. (mg)

AYO! TANGERANG CERDAS
Lulusan Sulit Terserap Kerja, Pemprov Banten Bakal Hapus Jurusan Akutansi dan Manajemen di SMK

Lulusan Sulit Terserap Kerja, Pemprov Banten Bakal Hapus Jurusan Akutansi dan Manajemen di SMK

Kamis, 7 Mei 2026 | 21:47

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten akan mengevaluasi sejumlah jurusan di sekolah menengah kejuruan (SMK) yang dinilai sudah tidak lagi sebanding dengan kebutuhan dunia kerja.

TEKNO
Rekomendasi 10 Aplikasi HRD Agar Tidak Ribet Urusan Administrasi

Rekomendasi 10 Aplikasi HRD Agar Tidak Ribet Urusan Administrasi

Minggu, 10 Mei 2026 | 09:11

Pesatnya perkembangan teknologi dan segala hal yang mulai beralih ke digital, memberikan tantangan tersendiri bagi pekerjaan Human Resource (HR), yang tentunya menjadi semakin kompleks.

KOTA TANGERANG
Mendikdasmen Dorong Program SD dan SMP Swasta Gratis Kota Tangerang Diadopsi Daerah Lain

Mendikdasmen Dorong Program SD dan SMP Swasta Gratis Kota Tangerang Diadopsi Daerah Lain

Minggu, 10 Mei 2026 | 08:31

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Republik Indonesia Abdul Mu'ti, memberikan apresiasi Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang atas terobosan program sekolah swasta gratis yang telah dijalankan di Kota Tangerang.

OPINI
May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

Jumat, 1 Mei 2026 | 16:57

Sejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill