Connect With Us

Puluhan Petugas RSU Tangsel Ikuti Simulasi Penanganan Kebakaran

Advertorial | Minggu, 1 Juli 2018 | 14:00

Puluhan petugas kesehatan dari Rumah Sakit Umum (RSU) Kota Tangerang Selatan mengikuti kegiatan simulasi dan penanganan kejadian darurat seperti kebakaran atau bencana lainnya di Aula Lantai 5 Gedung RSU Tangsel, Sabtu (30/6/2018). (@TangerangNews / Yudi Adiyatna)

TANGERANGNEWS.com-Puluhan petugas kesehatan dari Rumah Sakit Umum (RSU) Kota Tangerang Selatan, mengikuti kegiatan simulasi dan penanganan kejadian darurat kebakaran atau bencana lainnya, di aula lantai lima Gedung RSU Tangsel, Jalan Pajajaran nomor 101, Pamulang, Tangsel , Sabtu (30/6/2018).

Simulasi kebakaran dengan narasumber petugas dari Dinas Pemadam Kebakaran Tangerang Selatan (Damkar Tangsel) ini bertujuan untuk melatih kesiapsiagaan petugas medis di RSU Tangsel menghadapi bencana atau kebakaran. Sehingga dapat meminimalisir dampak terhadap pasien atau orang lain yang sedang berada di RSU.

BACA JUGA:

"Jadi simulasi ini kita tujukan untuk persiapan petugas kita kalau misalnya terjadi kebakaran. Mengingat peralatan dan sarana prasarana di RS ini kan lumayan banyak alat listrik, alat-alat kesehatan, ada dapur, punya gas medis, jadi untuk terjadinya kebakaran itu sangat besar sekali," ujar dr Lidya Ita Kumala Ketua K3RS RSU Tangsel.

Simulasi kebakaran ini sendiri dilakukan secara rutin dua kali dalam satu tahun. Dalam simulasi kali ini dilibatkan sebanyak 25 orang petugas RSU Tangsel yang dilatih menghadapi kesiapsiagaan jika bencana terjadi .

"Setiap tahun simulasi kebakaran diharuskan setahun dua kali per enam bulan sekali. Jadi sekaranng itu ada 25 (petugas) nanti enam bulan kemudian 25 lagi dan terus menerus," terangnya.

Di RSU Tangsel saat ini telah memiliki fasilitas sarana dan prasarana penanganan awal terjadinya bencana, seperti tabung alat pemadaman api ringan ( APAR), alarm , springkle dan alat-alat lainnya yang di taruh di setiap lantai gedung berlantai lima tersebut.

"Kita ada APAR, sistem alarm kita sudah berfungsi, springkle juga ada, cuma hidran untuk kubik air kita masih kurang. Jadi untuk proteksi saat ini memang kita ada APAR dan kecepatan tim damkar datang kesini makanya kita latih petugas kita untuk pada saat api kecil mulai bisa dipadamkan tidak sampai besar," jelasnya

Selain kelengkapan alat pengamanan kebakaran, RSU Tangsel sendiri saat ini telah memiliki tim reaksi cepat penanganan bencana yang terdiri dari tim untuk keselamatan kerja, penanggulangan rawat darurat, penangangan bencana.(ADV)

NASIONAL
Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:04

Polda Metro Jaya akan menyelidiki viralnya video teh kemasan berbusa yang beredar di media sosial setelah aksi penyampaian aspirasi pada 28 Oktober 2026.

BANTEN
Hadir di KEK ETKI Banten, Urus Dokumen Keimigrasian Kini Tinggal ke Beranda Imigrasi

Hadir di KEK ETKI Banten, Urus Dokumen Keimigrasian Kini Tinggal ke Beranda Imigrasi

Rabu, 28 Oktober 2026 | 20:49

Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan meresmikan fasilitas Beranda Imigrasi di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Edukasi, Teknologi, dan Kesehatan Internasional (ETKI) Banten, BSD City, Kabupaten Tangerang

TANGSEL
Korban Tewas Ledakan Pasar Cimanggis Tangsel Bertambah Usai Dirawat Intensif, Total Jadi 3 Orang

Korban Tewas Ledakan Pasar Cimanggis Tangsel Bertambah Usai Dirawat Intensif, Total Jadi 3 Orang

Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:58

Jumlah korban meninggal dunia akibat insiden ledakan tabung di Pasar Cimanggis, Ciputat, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) bertambah menjadi tiga orang.

BANDARA
Jadi Pintu Gerbang Indonesia, Menteri Pendidikan Sayangkan Tulisan Bahasa Inggris Dominan di Bandara Soekarno-Hatta

Jadi Pintu Gerbang Indonesia, Menteri Pendidikan Sayangkan Tulisan Bahasa Inggris Dominan di Bandara Soekarno-Hatta

Kamis, 29 Oktober 2026 | 20:58

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti menyinggung penggunaan bahasa Indonesia di ruang publik yang dinilainya masih kalah dominan dibandingkan bahasa Inggris.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill