Connect With Us

Poskonya Dirusak, Ketua PP Tangsel Instruksikan Anggotanya Menahan Diri

Yudi Adiyatna | Selasa, 11 September 2018 | 22:00

Salah satu Posko Pemuda Pancasila yang dirusak di Tangsel. (@TangerangNews / Yudi Adiyatna)

TANGERANGNEWS.com-Aksi anarkis sekelompok massa yang mengenakan atribut Ormas Forum Betawi Rempug (FBR) di Tangsel berbuntut panjang. Akibat aksi mereka, dua posko milik ormas Pemuda Pancasila di Tangsel dirusak. 

"Di Cempaka Putih dan Pisangan (Ciputat) posko yang dirusak. Kebetulan tidak ada orangnya," ucap Iwan Pristiasia Sekretaris Pemuda Pancasila Tangsel.

Selain kedua markas PP yang dirusak massa, Iwan juga menyebutkan jika ada satu markas FBR yang rusak akibat bentrokan yang terjadi.

"Kalo yang di Pamulang markas FBR yang hancur," tandasnya.

Sementara itu Ketua Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila Tangerang Selatan Muhammad Reza AO mengatakan, massa PP sebelumnya diinstruksikan untuk tidak berkumpul di pos-pos selama prosesi Milad FBR.

Namun akhirnya karena tidak ada pengawasan aparat, malah beberapa Posko PP dirusak oleh massa FBR yang berkonvoi.

"Sekarang saya instruksikan kepada seluruh anggota PP Tangsel dari MPC, PAC, hingga ranting untuk standby di posko masing-masing. Sifatnya hanya berjaga, jangan ada yang bergerak. Untuk menjaga kondusifitas wilayah Tangsel," tandasnya.

Sebelumnya, sore tadi beberapa posko PP dirusak oleh massa FBR yang baru pulang dari menghadiri Milad di kawasan Graha Raya Bintaro, Serpong Utara. Bentrok pun sempat terjadi di sekitar Pamulang. Namun bisa diredam oleh aparat Kepolisian.

Hingga saat ini kondisi di kawasan Tangsel masih cukup panas. Di Sekretariat MPC PP Tangsel sendiri, para anggota sudah bersiaga. Polisi pun telah datang untuk mencegah adanya potensi bentrok susulan.(RAZ/RGI)

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

OPINI
Supervisi yang Membina, Bukan Sekadar Menilai

Supervisi yang Membina, Bukan Sekadar Menilai

Jumat, 30 Oktober 2026 | 18:29

Bagi sebagian guru, kata “supervisi” masih terdengar seperti jadwal ujian: tegang, penuh persiapan dadakan, lalu lega ketika selesai. Padahal supervisi dirancang untuk membantu guru bertumbuh. Jika hanya berhenti pada pengisian instrumen

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill