Bupati Tangerang Dukung Pendidikan Antikorupsi Masuk Sekolah
Selasa, 12 Mei 2026 | 00:59
Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid menyoroti betapa pentingnya penanaman nilai antikorupsi sejak usia dini melalui dunia pendidikan.
TANGERANGNEWS.com-Aksi bentrokan terjadi antara dua kubu ormas di wilayah Binong, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang, Senin (7/5/2018) malam.
Bentrokan yang terjadi antara kubu ormas berpakaian loreng dengan sekelompok masyarakat dari Indonesia Timur itu pun kemudian meluas hingga ke wilayah Islamic, Kelapa Dua itu. Bentrokan ini sempat membuat resah masyarakat dan para pengguna jalan.
Kasat Reskrim Polres Tangsel AKP Alexander Yurikho mengatakan, pihaknya telah menurunkan personel untuk mengatasi bentrokan yang diduga terjadi lantaran rebutan penumpang kendaraan angkutan umum.
"Para pihak adalah orang yang saling mengenal karena satu profesi yaitu supir angkot," terang Alexander, Selasa (8/5/2018).
Pertikaian menjadi berkembang lantaran supir angkot yang bertikai tersebut kemudian melibatkan oknum ormas dimana masing-masing supir angkot tersebut terafiliasi.
"Perselisihan terjadi karena rebutan penumpang yang kemudian melibatkan oknum dimana para pihak terafiliasi," terang Alexander,
Alexander menyebutkan, secara resmi kedua kelompok tersebut tidak ada perselisihan dan hingga kini pihaknya belum menerima adanya laporan dari korban kepada pihak kepolisian. "Korban belum membuat laporan, ultimum remidium," jelasnya(RAZ/HRU)
Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid menyoroti betapa pentingnya penanaman nilai antikorupsi sejak usia dini melalui dunia pendidikan.
TODAY TAGKementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mengklaim siswa dari keluarga kurang mampu memiliki peluang lebih besar untuk masuk sekolah yang diinginkan melalui Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2026/2027.
Dinas Pendidikan (Dindik) Kota Tangerang tengah mempersiapkan jalur khusus bagi calon peserta didik penyandang disabilitas dalam pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) SD dan SMP Negeri.
Memulai bisnis tanpa legalitas yang jelas bisa menjadi hambatan besar di masa depan. Banyak pelaku usaha akhirnya kesulitan saat ingin bekerja sama dengan perusahaan besar atau mengikuti tender.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews