Connect With Us

Motor Ditarik Paksa, Dua Kelompok Debt Collector Bentrok

Yudi Adiyatna | Selasa, 31 Juli 2018 | 09:17

Ilustrasi Bentrok (Sumber Google / TangerangNews)

 

TANGERANGNEWS.com-Keributan antar dua kelompok debt colector terjadi di Jalan Sabi Raya No 53 RT 01 / 02 Kelurahan Bencongan Indah Kecamatan Kelapa Dua Kabupaten Tangerang, Senin (30/7/2018) dini hari. Akibatnya salah seorang korban mengalami luka parah akibat dibacok senjata tajam.

Peristiwa tersebut bermula saat dua orang wanita bernama Yeni dan Fitri melintas di Jalan Pakubuwono 1, Cibodas, Kota Tangerang menggunakan sepeda motor Honda Beat. Tiba-tiba kedua wanita tersebut diberhentikan oleh sekelompok dept collector, kemudian merebut paksa motor tersebut.

Tak terima motornya diambil, kedua wanita itu pun kemudian menghubungi Edi, salah seorang saudaranya. Mereka meminta Edi untuk membantu bernegosiasi dengan kelompok dept collector tersebut. Namun, negosiasi melalui sambungan telepon itu pun tak menemui kata sepakat. Hingga akhirnya Edi dibantu dengan kakaknya datang menemui kelompok dept collector tersebut beserta tujuh orang rekannya.

"Terjadi negosiasi atau tawar menawar mengenai harga motor tersebu. Debt collector minta harga 1,5 juta rupiah, sedangkan Edi menawar 500 ribu. Karena tidak ada kesepakatan terjadilah keributan," terang Kasat Reskrim Polres Tangsel, AKP Alexander Yurikho, Senin (30/7/2018).

Akibat perkelahian tersebut, satu orang dari kelompok Edi mengalami luka bacok serius dibagian pipi dan kepala.

"Satu orang korban mengalami luka sobek pada bagian pipi, dan kepala bocor akibat luka bacok," jelas Alex.

Pihak kepolisian telah mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP) serta memeriksa beberapa orang saksi. Namun belum menetapkan tersangka.

"Saksi-saksi kita bawa ke Polsek Kelapa Dua guna meminta keterangan dan melakukan penyelidikan lebih lanjut," tukasnya.(RAZ/HRU)

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

KAB. TANGERANG
Anggaran Terbatas, DPUPR Kota Tangerang Akui Tidak Bisa Perbaiki Semua Jalan Rusak Tahun Ini

Anggaran Terbatas, DPUPR Kota Tangerang Akui Tidak Bisa Perbaiki Semua Jalan Rusak Tahun Ini

Jumat, 4 September 2026 | 01:23

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Tangerang Taufik Syahzaeni mengaku belum mampu merekonstruksi jalan rusak secara menyeluruh pada tahun ini karena kemampuan fiskal daerah.

TANGSEL
Proyek Pengenali Banjir dan Longsor di Tangsel Baru 30 Persen, Pilar Minta Dikebut Sebelum Musim Hujan

Proyek Pengenali Banjir dan Longsor di Tangsel Baru 30 Persen, Pilar Minta Dikebut Sebelum Musim Hujan

Kamis, 3 September 2026 | 20:13

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) tengah mengerjakan pembangunan turap dan bronjong di tiga titik wilayah rawan banjir dan longsor.

OPINI
Sandera Dana Desa Demi Bebas Asap

Sandera Dana Desa Demi Bebas Asap

Jumat, 28 Agustus 2026 | 21:31

Kebakaran hutan dan lahan merupakan tantangan tata kelola yang berulang setiap siklus musim kemarau di Indonesia. Keterlambatan respons mesin birokrasi pemerintah daerah maupun pusat tidak sekadar berakar pada persoalan anomali cuaca.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill