Connect With Us

Dicegat Debt Collector, Pedagang Ikan di Kosambi Tewas

Mohamad Romli | Kamis, 19 April 2018 | 17:00

Jenazah Yaqub, 57,saat dimakamkan di TPU Rawa Rengas. (@TangerangNews/2018 / Mohamad Romli)


TANGERANGNEWS.com-Peristiwa memilukan terjadi di Jalan Rawarengas, Bojong Renged, Kampung Benda Baru, Desa Rawa Rengas, Kecamatan Kosambi. Yaqub, 57, pedagang ikan keliling menghembuskan nafas terakhirnya karena dicegat empat  debt collector, Kamis (19/4/2018).

Korban yang hendak pulang ke rumahnya di Kampung Benda Baru usai berkeliling menjual ikan,  laju sepeda motornya sekitar pukul 11.00 WIB tiba-tiba diberhentikan paksa oleh empat orang debt collector dilokasi tersebut.

Tidak diketahui persis penyebab kematian korban. Namun menurut keterangan Sapri, 38, salah seorang saudara korban, posisi korban meninggal saat dibawa ke bidan tak jauh dari lokasi kejadian.

"Menurut informasi dari saksi, korban jatuh pingsan saat cegat empat orang debt collector, kemudian dibawa ke bidan. Setelah itu diketahui sudah meninggal dunia," ujarnya.

Sapri juga tidak mengetahui riwayat penyakit yang pernah diderita oleh korban. Namun kemungkinan korban mengalami shock berat saat berhadapan dengan empat orang debt collector tersebut.

Sementara, mengetahui kondisi korban, keempat debt collector itu pun menghilang dari lokasi kejadian. Bahkan satu orang yang sempat turut mengantarkan korban ke bidan bersama saksi juga tidak diketahui keberadaannya.

Sapri menjelaskan,  korban telah dimakamkan di TPU Rawa Rengas sekitar pukul 15.00 WIB. Sementara ketika ditanya upaya polisi untuk mengungkap peristiwa itu, Sapri belum mengetahui tindakan petugas selanjutnya.

"Tapi sudah kami tanyakan kepada personel polisi yang hadir saat pemakaman, mereka meminta pihak keluarga membuat laporan terlebih dahulu," tukasnya.(RAZ/HRU)

NASIONAL
Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:45

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menilai kenaikan upah minimum bukan penyebab utama penutupan pabrik dan pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia.

SPORT
Bukan Tuan Rumah, 3 Venue di Kota Tangerang Dipakai PORPROV VII Banten 2026

Bukan Tuan Rumah, 3 Venue di Kota Tangerang Dipakai PORPROV VII Banten 2026

Jumat, 9 Oktober 2026 | 19:47

Tiga sarana olahraga milik Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang resmi ditunjuk sebagai lokasi pertandingan untuk tiga cabang olahraga (cabor) dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) VII Banten 2026.

TEKNO
Fundamental dan Teknikal Solana di Akhir Tahun 2026

Fundamental dan Teknikal Solana di Akhir Tahun 2026

Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:16

Solana memasuki akhir 2026 dengan sejumlah katalis yang dapat menentukan arah harga SOL. Pertumbuhan ekosistem, aktivitas jaringan, pengembangan aplikasi terdesentralisasi, serta kondisi pasar kripto menjadi faktor fundamental yang perlu

HIBURAN
Khusus Oktober, Pakons Prime Hadirkan Promo Kamar Plus Tiket CGV Mulai Rp550 Ribu

Khusus Oktober, Pakons Prime Hadirkan Promo Kamar Plus Tiket CGV Mulai Rp550 Ribu

Jumat, 16 Oktober 2026 | 07:48

Pakons Prime Hotel Tangerang menghadirkan dua paket promosi kamar selama Oktober 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill