Connect With Us

Spanduk Liarnya Bertebaran di Tangsel, Begini Pembelaan Isyana

Yudi Adiyatna | Rabu, 10 Oktober 2018 | 12:03

Komisioner Bawaslu Tangsel Jazuli (kanan) saat melakukan pemanggilan kepada pengurus DPD PSI Tangsel, di Kantor Bawaslu Tangsel, Selasa (9/10/2018) kemarin. (TangerangNews.com/2018 / Yudi Adiyatna)

 

TANGERANGNEWS.com-Calon Legislstif DPR RI dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Ratu Isyana Bagoes Oka menanggapi pemanggilan pengurus DPD Partai PSI Tangsel oleh Bawaslu, terkait banyak atribut liar miliknya di wilayah Tangerang Selatan.

Isyana menyebut, sejak awal pihaknya telah mengikuti aturan yang berlaku, mulai dari jumlah hingga lokasi pemasangan APK yang disyaratkan oleh KPU. 

"Ternyata di Tangsel, untuk pemasangan APK yang tidak termasuk dari yang difasilitasi KPU, perlu mengirimkan desain terlebih dahulu untuk disetujui oleh KPU. Itulah yang ternyata dianggap sebagai APK di luar ketentuan atau liar," terang Isyana saat dihubungi Tangerangnews.com, Rabu (10/10/2018).

Dirinya pun berkilah bahwa sebelumnya pihaknya telah mengirimkan desain APK yang dimaksud kepada pihak KPU Tangsel dan telah mendapatkan persetujuan dari KPU untuk dilakukan pemasangan.

"Desain tersebut (APK) sudah mendapatkan approval atau persetujuan dari KPU per hari Minggu, 7 Oktober 2018," jelas Isyana.

Setelah pihaknya memberikan klarifikasi ke Bawaslu Tangsel, Isyana menyebut, pihak Bawaslu akan melakukan cross check kepada KPU terkait desain APK yang diberikan.

"Sekretaris DPD PSI Tangsel sudah menyampaikan bahwa desain sudah mendapatkan persetujuan dari KPU. Informasi yang kami dapatkan, hari ini Bawaslu akan melakukan cross check dengan KPU terkait desain APK yang sudah disetujui, sehingga APK sudah memenuhi ketentuan," jelasnya. 

Sebelumnya pada Selasa (9/10/2018) , Bawaslu Tangsel melakukan pemanggilan kepada pengurus DPD PSI Tangsel terkait banyaknya temuan atribut liar milik Isyana Bagus Oka, termasuk yang terpasang tak jauh dari sekitar kantor Bawaslu Tangsel, di Perumahan Bukit Nusa Indah, Serua, Ciputat. 

"Temuan APK PSI ada 15. Ini APK yang bukan dicetak oleh KPU," beber Jazuli Anggota Bawaslu Tangsel.(RAZ/HRU)

OPINI
Pertamax Naik, Rakyat Kecil Ikut Tercekik

Pertamax Naik, Rakyat Kecil Ikut Tercekik

Senin, 15 Juni 2026 | 20:21

Kenaikan harga BBM jenis Pertamax seolah diposisikan sebagai bentuk keberpihakan pemerintah kepada rakyat kecil karena harga BBM bersubsidi tidak mengalami kenaikan. Sekilas, kebijakan ini tampak tidak membebani masyarakat berpenghasilan rendah.

BANTEN
Start dari Cilegon, 30 Motor Listrik Buktikan Mampu Tempuh Rute Sejauh 1.200 Km ke Bali 

Start dari Cilegon, 30 Motor Listrik Buktikan Mampu Tempuh Rute Sejauh 1.200 Km ke Bali 

Senin, 15 Juni 2026 | 11:19

Sebanyak 30 pengendara motor listrik memulai perjalanan lintas pulau sejauh sekitar 1.200 kilometer dari Cilegon, Banten menuju Singaraja, Bali, Minggu, 14 Juni 2026.

NASIONAL
Program Makan Bergizi Gratis Diusulkan Setop Sementara Saat Libur Sekolah

Program Makan Bergizi Gratis Diusulkan Setop Sementara Saat Libur Sekolah

Senin, 15 Juni 2026 | 03:35

Komisi IX DPR RI mengusulkan agar pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) dihentikan sementara selama masa libur sekolah yang dijadwalkan berlangsung pada 29 Juni hingga 10 Juli 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill