Connect With Us

Anak Marbot di Bintaro Gasak Barang-barang Elektronik Masjid

Yudi Adiyatna | Jumat, 16 November 2018 | 09:00

Para tersangka yang berhasil diamankan pihak kepolisian terkait kasus aksi pencurian di Masjid Imanudin, Kelurahan Pondok Kacang Barat, Kecamatan Pondok Aren, Kota Tangsel. (@TangerangNews / Yudi Adiyatna)

TANGERANGNEWS-com-Aparat Kepolisian Sektor Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan berhasil mengamankan empat  remaja yang diduga telah tiga kali melakukan aksi pencurian di Masjid Imanudin, Kelurahan Pondok Kacang Barat, Kecamatan Pondok Aren, Kota Tangsel.

Kapolsek Pondok Aren Kompol Yudho Huntoro menjelaskan, remaja ini diketahui memasuki masjid dengan menggunakan kunci duplikat. Mereka diduga mencuri barang-barang yang ada di masjid berkali-kali.

"Kebetulan di masjid ada CCTV (kamera pengintai), kami lakukan pemeriksaan dan ada indikasi yang kami curigai," kata Yudho di Polsek Pondok Aren, Tangsel, Kamis (15/11/2018).

Yudho mengatakan, setelah memeriksa rekaman CCTV polisi kemudian mendapatkan petunjuk untuk melakukan pemeriksaan terhadap seorang remaja bernama MR, 17. Yang bersangkutan pun kemudian mengakui perbuatannya dan menyebut tiga remaja lain yang menjadi rekannya dalam melakukan aksi pencurian. Mereka masing-masing berinisial SN, 18, DA, 20, dan FI, 19.

Menurut Yudho, pencurian bisa dilakukan berkali-kali karena MR merupakan putra penjaga masjid (marbot). Dan MR lah yang melakukan duplikat kunci masjid milik ayahnya tersebut.

"Orang tua merasa shock dan kaget anaknya menjadi pelaku. Padahal si orang tua membantu membersihkan masjid," ujar dia.

Dari tangan ke empat remaja tersebut, polisi mengamankan beberapa barang seperti satu unit monitor, satu unit CPU, satu unit televisi, satu unit keyboard, seperangkat alat Wifi dan dua unit laptop.

"Barang-barang yang dicuri masih ada, jadi belum sempat dijual. Seperti laptop, modem, printer, semua milik masjid," kata dia.

Akibat aksi para pelaku itu, Masjid Imanudin diperkirakan mengalami kerugian sekitar Rp 15 juta. Para pelaku pun kini mendekam di Polsek Pondok Aren.(RAZ/RGI)

TEKNO
Bikin Laporan Polisi dan Kehilangan Bisa Lewat Aplikasi, Sudah Digunakan Polda Banten

Bikin Laporan Polisi dan Kehilangan Bisa Lewat Aplikasi, Sudah Digunakan Polda Banten

Rabu, 15 April 2026 | 22:32

Masyarakat kini dapat membuat laporan polisi (LP) dan laporan kehilangan secara online melalui Super App Polri yang baru saja diluncurkan pada Selasa, 14 April 2026.

NASIONAL
Pemerintah Buka 35 Ribu Lowongan Pengelola Kopdes Merah Putih dan Kampung Nelayan, Ini Syaratnya

Pemerintah Buka 35 Ribu Lowongan Pengelola Kopdes Merah Putih dan Kampung Nelayan, Ini Syaratnya

Jumat, 17 April 2026 | 10:35

Menteri Koordinator (Menko) Pangan Zulkifli Hasan mengumumkan pembukaan rekrutmen besar-besaran untuk pengelolaan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih dan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) mulai 15 April 2026.

KOTA TANGERANG
2 Pemuda Kepergok Bawa 331 Butir Obat Keras Ilegal Hendak Diedarkan di Tangerang

2 Pemuda Kepergok Bawa 331 Butir Obat Keras Ilegal Hendak Diedarkan di Tangerang

Jumat, 17 April 2026 | 14:03

Dua pemuda diamankan polisi karena kedapatan membawa ratusan butir obat keras daftar G jenis tramadol dan eksimer yang diduga akan diedarkan di wilayah Kota Tangerang, Kamis malam 16 April 2026.

OPINI
Urbanisasi Bukti Kesenjangan Tinggi

Urbanisasi Bukti Kesenjangan Tinggi

Selasa, 7 April 2026 | 15:06

Libur lebaran telah usai, tapi masalah baru yang mesti dihadapi pemerintah pasca Ramadan justru mulai muncul, salah satunya adalah urbanisasi. Euforia gemerlapnya kota meracuni penduduk desa untuk bisa menikmatinya.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill