Benyamin Pastikan Tidak Ada Lagi Tumpukan Sampah di Tangsel
Jumat, 6 Februari 2026 | 16:11
Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Benyamin Davnie memastikan tumpukan sampah di beberapa titik di wilayah Tangsel sudah tertangani.
TANGERANGNEWS.com-Hujan deras yang mengguyur wilayah Kota Tangerang Selatan hampir selama dua jam dari pukul 15.00 sampai 17.00 WIB. Hujan yang disertai angin kencang tersebut membuat sebuah panggung besar di lapangan Sunburst BSD City roboh diterpa angin , Selasa (11/12/2018) petang.
Panggung besar tersebut rencananya akan digunakan untuk perayaan ulang tahun salah sebuah stasiun televisi, Transtv pada 14-16 Desember mendatang.
"Awalnya hujan deras. Air tertumpuk di atas terpal. Terpal tak kuat menahan air dan penyangga panggungnya kemudian patah," kata Ambon salah seorang pekerja panggung di lokasi kejadian saat ditemui Tangerangnews.com, Selasa (11/12/2018).
Beruntung saat panggung raksasa tersebut rubuh, tidak ada pekerja ataupun petugas lainnya yang berada di sekitar lokasi, sehingga tidak menimbulkan korban jiwa maupun luka-luka.
"Pas jatuh, langsung pada teriak memperingatkan. Mereka langsung kabur semua ngehindar menjauh," katanya.
Peristiwa rubuhnya panggung tersebut pun langsung ditindaklanjuti aparat kepolisian Polres Tangsel. Sebanyak 2 unit mobil kendaraan dari Tim Vipers Satreskrim Polres Tangsel sekitar pukul 18.30 langsung mendatangi lokasi kejadian guna menelusuri lebih lanjut terkait penyebab peristiwa tersebut.(RMI/HRU)
Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Benyamin Davnie memastikan tumpukan sampah di beberapa titik di wilayah Tangsel sudah tertangani.
TODAY TAGKomisi X DPR RI menyoroti sejumlah masalah di Banten. Fokus utama pada tingginya angka pemuda dalam kategori NEET atau tidak bekerja (not in employment), tidak bersekolah (education) dan tidak mengikuti pelatihan (training).
Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.
PT MRT Jakarta resmi menggandeng tujuh pengembang properti besar untuk menjajaki pengembangan MRT lintas Timur–Barat Fase 2 yang menghubungkan Kembangan hingga Balaraja.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews