Kampus Baru BINUS ASO di BSD, Mahasiswa Kembangkan Robot AI dan Tangan Prostetik
Senin, 19 Oktober 2026 | 18:28
BINUS ASO School of Engineering resmi membuka kampus baru di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) D-HUB BSD, Kabupaten Tangerang.
TANGERANGNEWS.com-Hujan deras yang mengguyur wilayah Kota Tangerang Selatan hampir selama dua jam dari pukul 15.00 sampai 17.00 WIB. Hujan yang disertai angin kencang tersebut membuat sebuah panggung besar di lapangan Sunburst BSD City roboh diterpa angin , Selasa (11/12/2018) petang.
Panggung besar tersebut rencananya akan digunakan untuk perayaan ulang tahun salah sebuah stasiun televisi, Transtv pada 14-16 Desember mendatang.
"Awalnya hujan deras. Air tertumpuk di atas terpal. Terpal tak kuat menahan air dan penyangga panggungnya kemudian patah," kata Ambon salah seorang pekerja panggung di lokasi kejadian saat ditemui Tangerangnews.com, Selasa (11/12/2018).
Beruntung saat panggung raksasa tersebut rubuh, tidak ada pekerja ataupun petugas lainnya yang berada di sekitar lokasi, sehingga tidak menimbulkan korban jiwa maupun luka-luka.
"Pas jatuh, langsung pada teriak memperingatkan. Mereka langsung kabur semua ngehindar menjauh," katanya.
Peristiwa rubuhnya panggung tersebut pun langsung ditindaklanjuti aparat kepolisian Polres Tangsel. Sebanyak 2 unit mobil kendaraan dari Tim Vipers Satreskrim Polres Tangsel sekitar pukul 18.30 langsung mendatangi lokasi kejadian guna menelusuri lebih lanjut terkait penyebab peristiwa tersebut.(RMI/HRU)
BINUS ASO School of Engineering resmi membuka kampus baru di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) D-HUB BSD, Kabupaten Tangerang.
TODAY TAGDian Sastrowardoyo dan Roy Sungkono dipertemukan dalam kisah penuh makna yang merangkai romansa, rahasia keluarga, dan konflik lintas generasi melalui film layar lebar terbaru bertajuk Yang Datang dan Yang Pergi.
Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) memastikan pelayanan publik berbasis digital tetap berjalan lancar. Pemkot juga menjamin seluruh data pribadi masyarakat berada dalam kondisi aman
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews