Connect With Us

Sepanjang 2018 ada 1.205 Kasus Kejahatan di Tangsel

Yudi Adiyatna | Senin, 31 Desember 2018 | 20:00

Data Kasus Tindak Pidana Sat Reskrim Res Tangsel Tahun 2018. (@TangerangNews / Yudi Adiyatna)

TANGERANGNEWS.com-Satker (Satuan Kerja) Polres Tangerang Selatan menggelar Refleksi Akhir Tahun 2018 sebagai pelaporan atas pencapaian yang diraih oleh Polres Tangsel, pada Senin (31/12/2018).

Dari data yang dilaporkan, tercatat kasus tindak pidana mencapai 1205 kasus. Jumlah tersebut meningkat dari tahun 2017 dimana ada 952 kasus. Namun peningkatan itu diringi dengan peningkatan penyelesaian kasus sebesar 8,81%, menjadi 68,71%.

Kapolres Tangsel AKBP Ferdy Irawan menjelaskan pada tahun 2018, ada beberapa kasus yang meningkat secara signifikan. 

"Kejahatan yang meningkat dan menonjol berdasarkan data adalah curanmor dan pencurian dengan pemberatan. Termasuk narkoba juga ada peningkatan,  baik dari jumlah perkara ataupun barang bukti yang berhasil dilakukan pengungkapan oleh Polres Tangsel," jelas Ferdy. 

Adapun data jumlah kasus tindak pidana yang terjadi di sepanjang Tahun 2018 diantaranya adalah kasus pencurian (Pasal 362 KUHP) dengan jumlah 53, meningkat 8 kasus dari tahun sebelumnya.

Kasus pencurian dengan kekerasan (pasal 365 KUHP) berjumlah 10 kasus,  menurun 3 kasus. Sedangkan untuk kasus pencurian dengan pemberatan (pasal 363 KUHP) berjumlah 130 kasus, dengan kasus ranmor berjumlah 90 kasus yang menurun 2 kasus.

Kasus pencurian rumah kosong berjumlah 9 atau menurun 2 kasus . Pencurian di jalanan sebanyak 31 kasus, menurun 8 kasus. 

Untuk kasus kekerasan di muka umum/pengroyokan (Pasal 170 KUHP) mencapai 12 kasus yang melibatkan anak dan 16 kasus mengakibatkan kematian. 

Sementara untuk kasus tindak pidana penipuan dan penggelapan (pasal 372 & 378 KUHP) meningkat dari 144 kasus menjadi 159 kasus.

Untuk kasus terhadap anak dibawah umur yakni kekerasan berjumlah 23 kasus, persetubuhan 13 kasus dan pencabulan anak sebanyak 33 kasus. 

Namun, disamping peningkatan dalam jumlah kasus yang terjadi,  Ferdy mengaku bahwa pihak Polres juga mengalami peningkatan dalam penyelesaian perkara tersebut. 

"Dilihat dari jumlah perkara ada peningkatan,  tetapi juga ada peningkatan dalam jumlah penyelesaian perkara," jelas Ferdy.(RAZ/RGI)

BANDARA
Fasilitas Learning Center di Bandara Soetta Kini Terbuka untuk Seluruh Industri Aviasi

Fasilitas Learning Center di Bandara Soetta Kini Terbuka untuk Seluruh Industri Aviasi

Sabtu, 1 Agustus 2026 | 19:15

PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) memperluas fungsi InJourney Airports Learning Center (IALC) di kawasan Bandara Soekarno-Hatta agar dapat diakses oleh seluruh pelaku industri aviasi nasional maupun global.

NASIONAL
Simak Tips Berkunjung ke GIIAS 2026 di Akhir Pekan Ini

Simak Tips Berkunjung ke GIIAS 2026 di Akhir Pekan Ini

Sabtu, 1 Agustus 2026 | 20:10

Pameran otomotif terbesar se-Asia Tenggara, GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026, kini memasuki akhir pekan pertamanya sejak resmi dibuka pada 30 Juli 2026.

PROPERTI
Peritel Makin Selektif Pilih Lokasi Usaha, Summarecon Serpong Perkuat Ekosistem Kawasan

Peritel Makin Selektif Pilih Lokasi Usaha, Summarecon Serpong Perkuat Ekosistem Kawasan

Kamis, 30 Juli 2026 | 19:54

Besarnya arus kendaraan di suatu kawasan dinilai tidak lagi menjadi satu-satunya tolok ukur utama bagi pelaku usaha ritel dalam menentukan lokasi ekspansi bisnis.

AYO! TANGERANG CERDAS
7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

Selasa, 28 Juli 2026 | 14:04

Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill