Connect With Us

3 Bulan Beraksi, Penjual Nasgor di Tangsel Merangkap Curanmor

Yudi Adiyatna | Senin, 7 Januari 2019 | 16:58

Polisi Tangsel berhasil mengamankan Tersangka Arohmanul Bais 26 tahun, pelaku curanmor bermoduskan pedagang nasi goreng, Senin (7/1/2019). (TangerangNews/2018 / Yudi Adiyatna)

 

TANGERANGNEWS.com-Berbagai modus kejahatan dilakukan para kriminal dalam melakukan aksinya, seperti yang terjadi di Pamulang, Tangerang Selatan.

Arohmanul Bais, 26, pria yang sehari-hari dikenal sebagai pedagang nasi goreng keliling ternyata memiliki profesi ganda, bahkan pria asal Brebes, Jawa Tengah itu hanya menjadikan berjualan nasgor untuk memuluskan aksinya. 

Barang bukti gerobak nasi goreng.

Barang bukti gerobak nasi goreng.

Pria yang tinggal di sebuah kontrakan di Gang Masjid Darussalam, Kelurahan Kedaung, Kecamatan Pamulang itu terpaksa dilumpuhkan dengan timah panas oleh petugas di sekitar Jalan Arya Putra,  Kedaung, Pamulang, Sabtu (29/12/2018) saat dipergoki warga dan aparat kepolisian yang melintas tengah mencoba melarikan motor hasil curiannya.

"Tersangka berpura-pura sebagai pedagang nasi goreng. Sambil berjualan, dia melihat tempat aman dan motor, jika dimungkinkan, dia mengambil sepeda motor," terang Kapolres Tangsel AKBP Ferdy Irawan di Mapolres Tangsel,Senin (7/1/2019).

Lanjut Ferdy, pelaku telah tiga bulan menjalankan aksi kriminalnya. Dalam aksinya, pelaku menyasar sepeda motor yang diparkir tanpa diawasi pemiliknya. Pelaku bersama rekannya kemudian merusak kunci kontak motor yang terparkir menggunakan kunci palsu atau kunci letter T.

"Ada tiga unit yang ditemukan di kos-kosan milik tersangka. Tersangka A dan satu orang masih DPO," imbuhnya.

Atas perbuatannya, pelaku diganjar dengan pasal 363 KUHPidana tentang Pencurian dengan pemberatan dengan ancaman diatas 5 tahun penjara.(RMI/HRU)

TEKNO
Fundamental dan Teknikal Solana di Akhir Tahun 2026

Fundamental dan Teknikal Solana di Akhir Tahun 2026

Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:16

Solana memasuki akhir 2026 dengan sejumlah katalis yang dapat menentukan arah harga SOL. Pertumbuhan ekosistem, aktivitas jaringan, pengembangan aplikasi terdesentralisasi, serta kondisi pasar kripto menjadi faktor fundamental yang perlu

BANDARA
2 Penerbangan Dibatalkan Dampak Kabut Asap Karhutla, Bandara Soetta Siapkan Langkah Mitigasi

2 Penerbangan Dibatalkan Dampak Kabut Asap Karhutla, Bandara Soetta Siapkan Langkah Mitigasi

Jumat, 16 Oktober 2026 | 19:40

Bencana kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di sejumlah wilayah Indonesia berdampak langsung pada sektor penerbangan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill