Connect With Us

Peringati HPN 2019, Pokja Wartawan Tangsel Roadshow Jurnalistik

Rachman Deniansyah | Senin, 11 Februari 2019 | 15:00

Kegiatan Roadshow Jurnalistik dalam memperingati Hari Pers Nasional (HPN) ke-73 di SMP 4 Tangerang Selatan, Pamulang, Senin (11/2/2019). (@TangerangNews / Rachman Deniansyah)

TANGERANGNEWS.com-Wakil Walikota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie menghadiri acara Roadshow Jurnalistik dalam rangka memperingati Hari Pers Nasional (HPN) ke-73 di SMP 4 Tangerang Selatan, Pamulang, Senin (11/2/2019).

Kegiatan tersebut merupakan acara pertama dari rangkaian agenda yang dihelat Kelompok Kerja Wartawan Harian (Pokja) Wartawan Tangsel (WHTS) dalam rangka memperingati Hari Pers Nasional (HPN) ke-73 tahun 2019.

Dalam kesempatan itu, Benyamin mengapresiasi kinerja dari wartawan di Tangsel. Kata dia, peran wartawan sangat penting untuk menyampaikan informasi kepada publik.

"Saya ucapkan selamat Hari Pers Nasional (HPN) ke-73. Tanpa jurnalis, tanpa teman-teman wartawan, dunia kering karena informasi adalah ruh dari kehidupan masyarakat," ungkapnya. 

Benyamin menambahkan, media sangat penting bagi kehidupan masyarakat, karena menurutnya, selain air, bumi, dan kekayaan alam, informasi adalah menjadi kebutuhan konsumsi masyarakat saat ini.

"Oleh karena itu terimakasih atas partisipasinya di Kota Tangsel yang telah mendorong terbentuknya Tangsel menjadi kota cerdas, berkualitas, berdaya saing, berbasis teknologi dan inovasi. Terimakasih atas kerja keras wartawan semua," tukasnya. 

Selian itu, sosok yang akrab disapa Bang Ben ini juga meminta maaf kepada para wartawan, jika masih ada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kota Tangsel yang terkadang sulit dimintai keterangan.

"Saya mohon maaf juga kalau masih ada teman-teman saya di OPD yang kurang enak dalam bergaul dengan teman-teman wartawan atau pelit dalam memberikan informasi, Insyallah itu akan terus kami perbaiki," katanya.

Sementara, Ketua Panitia kegiatan Firdaus Rahmadi, menjelaskan kegiatan ini bertajuk 'Media Masa Dalam Membangun Pendidikan Berkarakter dan Berintegritas', maksudnya ialah peran media sebagai bagian pilar demokrasi dalam tatanan berbangsa dan bernegara.

“Fungsi pers yang penting, yaitu sebagai media informasi, karena masyarakat memerlukan informasi mengenai berbagai hal yang diperlukan dalam hidupnya, baik itu informasi ekonomi (bisnis), politik, hobi, atau bidang-bidang lainnya yang berguna,” jelas Firdaus.

Selain itu, menurutnya, pers juga mempunyai peran sebagai media pendidikan, maksudnya ialah informasi yang disebarluaskan oleh media juga berfungsi untuk mendidik, mencerdaskan, mengandung kebenaran, dan bisa mendorong untuk berbuat kebaikan. 

“Pers sebagai media pendidikan juga berguna dalam pengembangan wawasan dan ilmu pengetahuan hidup manusia. Masyarakat yang secara teratur mencari dan mendapat berita dari media massa akan bertambah pengetahuan, wawasan, dan tentunya juga ilmu,” ujarnya.

Salam kegiatan tersebut, siswa diperkenalkan dengan seputar dunia jurnalistik, baik cetak, televisi maupun daring (online) serta fotografi. Selain itu juga, panitia bekerjasama dengan unit Laka Lantas Polres Tangsel untuk menyosialisasikan even Millennial Road Safety Festival ke sekolah-sekolah di Tangsel.(MRI/RGI)

PROPERTI
Ini Alasan Gading Serpong Berkembang Pesat Jadi Pusat Bisnis Baru di Tangerang Raya

Ini Alasan Gading Serpong Berkembang Pesat Jadi Pusat Bisnis Baru di Tangerang Raya

Jumat, 9 Januari 2026 | 18:47

Kawasan Paramount Gading Serpong tidak hanya dikembangkan sebagai kawasan hunian, wilayah ini dirancang dengan konsep terpadu yang mencakup area komersial, fasilitas pendidikan, layanan kesehatan, hingga ruang publik penunjang aktivitas masyarakat.

HIBURAN
Penggagas Soundtrack KKN di Desa Penari Ciptakan Lagu Tepis Stereotip Horor Gunung Kawi

Penggagas Soundtrack KKN di Desa Penari Ciptakan Lagu Tepis Stereotip Horor Gunung Kawi

Jumat, 9 Januari 2026 | 13:50

Musisi asal Gunung Kawi, Matoha Mino, merilis lagu berjudul Gunung Kawi sebagai bentuk respons terhadap persepsi yang menurutnya keliru dan telah lama berkembang di masyarakat terkait stigma tentang Gunung Kawi

KOTA TANGERANG
Anak Disuapi Negara, Orang Tua Dibiarkan Tak Berdaya

Anak Disuapi Negara, Orang Tua Dibiarkan Tak Berdaya

Minggu, 11 Januari 2026 | 11:39

Seorang anak duduk rapi di bangku sekolah, membuka kotak makan yang disediakan negara. Ada nasi, lauk dan sayur. Ia kenyang hari itu bahkan bisa menyisihkan sedikit untuk di bawa pulang. Karena di rumah, ayahnya masih menganggur.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill