Connect With Us

Sambil Bagikan Sertifikat di Tangsel, Jokowi Curhat Soal Isu Ini

Rachman Deniansyah | Jumat, 22 Februari 2019 | 17:24

Presiden Joko Widodo (Jokowi) usai melaksanakan Ibadah Salat Jumat di Masjid Bani Umar, Pondok Aren, Tangsel, Jumat (22/2/2019). (TangerangNews/2019 / Rachman Deniansyah)

 

TANGERANGNEWS.com-Dalam kegiataannya membagikan  ratusan sertifikat tanah di Masjid Bani Umar, Pondok Aren, Tangsel, Jum'at (22/2/2019), Presiden Joko Widodo (Jokowi) curhat terkait isu dan berita yang kerap ditudingkan kepada dirinya.

Diantaranya terkait isu yang menyebutkan bahwa Jokowi merupakan antek asing, mengkriminalisasi ulama dan lainnya. 

"Jokowi itu antek asing, ada yang seperti itu? antek asing mana? Blok Mahakam kita ambil dan serahkan ke Pertamina, Blok Rokan juga, bahkan hingga menguasai mayoritas saham PT Freeport," beber Jokowi setelah menyerahkan 351 sertifikat tanah wakaf.

Tak hanya itu, Jokowi juga menjawab terkait isu kriminalisasi agama. Menurutnya, siapapun bila dihadapan hukum derajatnya akan sama. Baik pejabat hingga masyarakat kecil sekalipun.

"Ada lagi kriminalisasi ulama, ada dibawa seperti itu. Semuanya sama di mata hukum. Menteri masuk penjara ada, Gubernur masuk penjara ada, Bupati Wali Kota ada, anggota DPR ada. Kalau ada masalah hukum ya pasti dipanggil aparat hukum," ujar Jokowi.

Atas semua isu tudingan yang diberikan kepadanya, Jokowi lantas berikan sedikit lelucon, bahwa seharusnya dirinya didemo. Namun bukan didemo sebagai protes, sebagai dukungan.

"Mestinya saya didemo di depan Istana, demo didukung gitu loh," tukas Jokowi disambut tawa seluruh jamaah.

Dari apa yang disampaikan kepada ratusan para warga yang hadir, Jokowi mengajak seluruh masyarakat untuk berani dalam meluruskan fakta yang ada. Membenarkan apa yang benar dan menyalahkan apa yang salah. 

"Ini gimana dibolak-balik gitu loh. Harus berani meuluruskan, yang hak katakan hak, yang batil katakan batil. Jangan dibolak-balik," imbau Jokowi.(RAZ/HRU)

BANDARA
Bea Cukai Bandara Soetta Gerebek Lab Etomidate di Perumahan Mewah PIK, 1 WNA Singapura Ditangkap

Bea Cukai Bandara Soetta Gerebek Lab Etomidate di Perumahan Mewah PIK, 1 WNA Singapura Ditangkap

Senin, 20 Juli 2026 | 13:49

Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Soekarno-Hatta (Soetta) bersama Polresta Bandara Soetta membongkar jaringan laboratorium gelap (clandestine lab) atau industri rumahan peracikan cairan etomidate.

TEKNO
AI dan Medsos Picu Trafik Situs Berita Anjlok hingga 70 Persen

AI dan Medsos Picu Trafik Situs Berita Anjlok hingga 70 Persen

Selasa, 28 Juli 2026 | 19:15

Perkembangan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence atau AI) dan pergeseran pola konsumsi informasi ke media sosial (medsos) menjadi tantangan berat bagi industri media digital global maupun nasional.

OPINI
Cara Islam Memberantas Korupsi

Cara Islam Memberantas Korupsi

Senin, 27 Juli 2026 | 20:32

Kasus megakorupsi yang merugikan negara terus terjadi, seolah tidak memiliki solusi yang pas, walaupun telah dibentuk lembaga untuk memberantas kasus korupsi ini, yaitu KPK. Namun kasus korupsi terus berulang dengan nilai yang sangat fantastis.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill