Terkendala Akses Alat Berat, Satpol PP Terpaksa Bongkar Manual Puluhan Bangli di Sungai Cirarab
Senin, 13 April 2026 | 22:19
Upaya normalisasi Sungai Cirarab untuk mengantisipasi banjir di Kabupaten Tangerang menemui kendala.
TANGERANGNEWS.com-Caleg DPR RI dari Partai Golkar Andi Achmad Dara, mengajak komunitas motor menghapuskan stigma negatif yang selama ini dialamatkan pada mereka, dengan cara memberikan pendidikan keselamatan berkendara bagi masyarakat.
Caleg yang maju dari Dapil Banten III meliputi Kota dan Kabupaten Tangerang juga Tangerang Selatan dengan nomor urut satu ini menjelaskan, selama ini diketahui ada stigma negatif terhadap komunitas motor.

Namun hal itu bisa ditepis dengan memberikan pendidikan ke masyarakat tentang pentingnya keselamatan berkendara.
“Kita hapus stigma negatif di masyarakat. (Klub) Satu Jiwa adalah awal dari kesuksesan kita, bangun silaturahmi. Kalau lihat komunitas motor ini, saya ingat 40 tahun lalu saat ikut juga di klub motor. Saya bangga komunitas ini banyak kegiatan positifnya,” katanya saat acara Kongkow Bareng Bang Andi di Waroeng Penyet, Pamulang, Kota Tangerang Selatan, Minggu malam (7/4/2019).
Mendengar itu, apresiasi dan dukungan pun diberikan atas perhatian anggota Komisi XI DPR RI ini, kepada komunitas motor.
Presiden Satu Jiwa Indonesia Bambang Prastio menilai, Andi Dara tulus merangkul seluruh elemen di masyarakat. Tak terkecuali komunitas motor di Tangerang Raya.
“Sebenarnya sudah lama Pak Andi ingin kongkow bareng kami. Alhamdulillah malam ini akhirnya tercapai, kita bisa saling ngobrol dan bertukar pikiran,” kata Bambang.
Melalui pertemuan ini, Komunitas Satu Jiwa Indonesia dengan yakin memberikan dukungan terhadap Andi Achmad Dara sebagai sosok wakil rakyat yang patut dijadikan contoh.
“Tak ada lagi keraguan mendukung Bang Andi. Berkepribadian positif dan berwawasan luas,” tutur Bambang.(RAZ/HRU)
TODAY TAGUpaya normalisasi Sungai Cirarab untuk mengantisipasi banjir di Kabupaten Tangerang menemui kendala.
Libur lebaran telah usai, tapi masalah baru yang mesti dihadapi pemerintah pasca Ramadan justru mulai muncul, salah satunya adalah urbanisasi. Euforia gemerlapnya kota meracuni penduduk desa untuk bisa menikmatinya.
Kabar duka datang dari dunia musik Indonesia. Penyanyi Vidi Aldiano dikabarkan meninggal dunia pada usia 35 tahun. Informasi tersebut disampaikan sejumlah musisi Tanah Air melalui media sosial pada Sabtu, 7 Maret 2026, dikutip dari Kompas.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews