Manajemen Persita Buka Suara Usai Stadion Indomilk Arena Rusak Diterjang Puting Beliung
Selasa, 31 Maret 2026 | 14:41
Cuaca ekstrem berupa angin puting beliung menerjang sejumlah kawasan di Kabupaten Tangerang, pada Selasa sore, 31 Maret 2026.
TANGERANGNEWS.com-Pensiunan Aparatur Sipil Negera di lingkungan Pemerintah Provinsi Banten, Hudaya Latuconsina maju sebagai calon anggota legislatif (caleg) DPRD Provinsi Banten dalam Pileg 2019.
Diusung Partai Golongan Karya, pria yang juga mengemban tugas sebagai Ketua Umum Yayasan Islam Syekh Yusuf (YIS) ini beralasan maju dalam Pileg karena ingin mengatasi persoalan pembangunan di Provinsi Banten yang dinilai masih belum efektif.
"Saya kebetulan saja pensiunan Pemerintah Provinsi Banten. Banyak pembangunan yang hasilnya tidak efektif. Untuk itu saya maju dalam Pileg karena betul-betul memahami persoalan yang ada dan harus diselesaikan demi rakyat," ujarnya kepada TangerangNews, Sabtu (6/4/2019).

Caleg daerah pemilihan Banten 5 yang meliputi Kecamatan Tangerang, Karawaci, Cibodas, Jatiuwung, Periuk, Batu Ceper, Neglasari dan Benda nomor urut 4 ini ingin berjuang karena peduli dengan rakyat meskipun usianya tak lagi muda.
"Pembangunan dari tahun 2014 hingga 2018 target RPJMD-nya (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah) memang tidak bagus. Ketika dinamika tiga tahun saya di Bappeda (Badan Perencanaan Pembangunan Daerah) memang tidak baik," ucap pegiat kreativitas ini.
Selain itu, ia juga membidik laju perkembangan ekonomi di Provinsi Banten yang dinilainya masih belum dirasakan secara merata oleh rakyat dan harus diprioritaskan untuk kepentingan rakyat.
"Contohnya soal kemiskinan, laju perkembangan ekonomi masih tidak efektif. Yang jelas, saya paham betul dengan problematika yang ada dan solusi untuk mengatasinya," ucapnya.
Ia juga bertutur bahwa para wakil rakyat yang kini duduk di kursi DPRD Provinsi Banten masih belum menjalankan perannya sesuai tugas pokok dan fungsinya.
Jika ia terpilih sebagai Anggota DPRD Provinsi Banten dalam Pileg 2019 ini, ia mengaku akan menjaga amanah rakyat.
"Buat saya menjalankan tugas sebagai anggota DPRD harus yang baik dan benar," tukasnya.(RMI/HRU)
Cuaca ekstrem berupa angin puting beliung menerjang sejumlah kawasan di Kabupaten Tangerang, pada Selasa sore, 31 Maret 2026.
TODAY TAGBaru-baru ini, di sebuah ruang sidang di Kabupaten Karo, akal sehat kolektif kita baru saja dieksekusi tanpa ampun. Seorang Jaksa Penuntut Umum (JPU) dengan wajah serius—dan mungkin tanpa beban dosa—menggugat sebuah realitas ekonomi modern
Meningkatnya suhu udara saat musim kemarau membuat tubuh lebih cepat kehilangan cairan akibat produksi keringat yang meningkat.
Perkembangan kawasan perkotaan di Indonesia dalam beberapa waktu terakhir menunjukkan perubahan dalam pola pengembangan hunian.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews