Tahanan Kasus Narkoba Polresta Tangerang Meninggal di RS Polri Akibat Sakit
Sabtu, 4 Juli 2026 | 21:07
Seorang tahanan Polresta Tangerang dengan inisial HW meninggal dunia saat menjalani perawatan di Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta.
TANGERANGNEWS.com-Pensiunan Aparatur Sipil Negera di lingkungan Pemerintah Provinsi Banten, Hudaya Latuconsina maju sebagai calon anggota legislatif (caleg) DPRD Provinsi Banten dalam Pileg 2019.
Diusung Partai Golongan Karya, pria yang juga mengemban tugas sebagai Ketua Umum Yayasan Islam Syekh Yusuf (YIS) ini beralasan maju dalam Pileg karena ingin mengatasi persoalan pembangunan di Provinsi Banten yang dinilai masih belum efektif.
"Saya kebetulan saja pensiunan Pemerintah Provinsi Banten. Banyak pembangunan yang hasilnya tidak efektif. Untuk itu saya maju dalam Pileg karena betul-betul memahami persoalan yang ada dan harus diselesaikan demi rakyat," ujarnya kepada TangerangNews, Sabtu (6/4/2019).

Caleg daerah pemilihan Banten 5 yang meliputi Kecamatan Tangerang, Karawaci, Cibodas, Jatiuwung, Periuk, Batu Ceper, Neglasari dan Benda nomor urut 4 ini ingin berjuang karena peduli dengan rakyat meskipun usianya tak lagi muda.
"Pembangunan dari tahun 2014 hingga 2018 target RPJMD-nya (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah) memang tidak bagus. Ketika dinamika tiga tahun saya di Bappeda (Badan Perencanaan Pembangunan Daerah) memang tidak baik," ucap pegiat kreativitas ini.
Selain itu, ia juga membidik laju perkembangan ekonomi di Provinsi Banten yang dinilainya masih belum dirasakan secara merata oleh rakyat dan harus diprioritaskan untuk kepentingan rakyat.
"Contohnya soal kemiskinan, laju perkembangan ekonomi masih tidak efektif. Yang jelas, saya paham betul dengan problematika yang ada dan solusi untuk mengatasinya," ucapnya.
Ia juga bertutur bahwa para wakil rakyat yang kini duduk di kursi DPRD Provinsi Banten masih belum menjalankan perannya sesuai tugas pokok dan fungsinya.
Jika ia terpilih sebagai Anggota DPRD Provinsi Banten dalam Pileg 2019 ini, ia mengaku akan menjaga amanah rakyat.
"Buat saya menjalankan tugas sebagai anggota DPRD harus yang baik dan benar," tukasnya.(RMI/HRU)
Seorang tahanan Polresta Tangerang dengan inisial HW meninggal dunia saat menjalani perawatan di Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta.
TODAY TAGPemerintah Kota (Pemkot) Tangerang akan melimpahkan kewenangan pengelolaan jalan lingkungan dan drainase ke pihak kecamatan, untuk mendorong percepatan pembangunan infrastruktur.
Pengembangan kawasan hunian Paramount Petals memasuki babak baru. Setelah hampir dua tahun dipasarkan, pengembang mulai menyerahkan kunci rumah kepada para pembeli di Klaster Lily.
Dalam khazanah sosiologi organisasi, Muhammadiyah sedianya merupakan antitesis bagi tradisi patrimonial. Persyarikatan ini berdiri di atas fondasi otoritas legal-rasional, di mana legitimasi kepemimpinan berakar pada kompetensi dan kaderisasi
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews