Connect With Us

Millenials & Kaum Commuter Lumbung Suara PSI di Tangsel

Yudi Adiyatna | Minggu, 28 April 2019 | 20:00

Stasiun Rawabuntu, salah satu tempat transit kaum Commuter Tangsel. (@TangerangNews / Yudi Adiyatna)

TANGERANGNEWS.com-Tingginya raihan suara Partai Solidaritas Indonesia (PSI) di Kota Tangerang Selatan sungguh di luar prediksi. Bahkan partai yang dinahkodai Grace Natalie tersebut tampil sebagai kuda hitam yang bisa merebut suara pemilih di Tangsel.

Andreas Ari, Ketua DPD PSI Tangsel mengungkapkan, kunci tingginya raihan suara partai yang baru satu kali mengikuti Pemilu ini berasal dari kaum milenials dan kaum commuter yang jumlahnya sangat signifikan di wilayah berpenduduk 1,6 juta jiwa ini.

"Kita menyasar milenial dan juga memang tidak bisa dipungkiri, orang yang tinggal di Tangsel kebanyakan kerja di Jakarta. Jumlah commuter kita banyak banget di Tangsel," terang Andreas, Minggu (28/4/2019).

PSI Tangsel meyakini, kaum millenials dan commuter yang banyak bekerja di Jakarta itu banyak terpapar informasi mengenai PSI dari berbagai pemberitaan positif di Ibukota dan dari rekan-rekan kerja mereka yang memiliki visi yang sama.

"Kaum commuter Tangsel dapat informasi dari teman-temannya di Jakarta (mengenai PSI), itu yang kita garap selama beberapa bulan. Dan itu kaum yang terdidik. Kita pun pakai influencer untuk didorong memasyarakatkan PSI," jelasnya.

Selain itu, menurutnya, karakteristik kaum millenials dan commuter yang gandrung terhadap sosial media menjadi kunci kemenangan tersendiri dalam mempengaruhi pemilih di Kota Tangsel. Hal tersebut, kata dia, tidak dilakukan oleh partai lainnya dalam menarik perhatian pemilih.

"Sosmed ngaruh ternyata. Tiga hari terakhir banyak swing voter yang kontak ke kami menanyakan caleg kami, latar belakangnya dan lain-lain . Kita sebelumnya sudah push profil caleg kita di sosmed PSI Tangsel agar bisa dilihat," beber Andreas. 

PSI Tangsel sendiri diperkirakan meraup perolehan suara sekitar 35.000 suara di Tangsel yang berpotensi mendudukkan 4 orang anggotanya di DPRD Tangsel dari Dapil Serpong-Setu, Pondok Aren, Ciputat dan Pamulang.

"Sampai sekarang orang daftar ke PSI makin banyak . Kita gak masuk Senayan tapi banyak orang yang berbondong-bondong daftar ke kita. Sekarang di Tangsel yang terdata anggota kami ada 4000 orang," pungkasnya.(MRI/RGI)

PROPERTI
Ini Alasan Gading Serpong Berkembang Pesat Jadi Pusat Bisnis Baru di Tangerang Raya

Ini Alasan Gading Serpong Berkembang Pesat Jadi Pusat Bisnis Baru di Tangerang Raya

Jumat, 9 Januari 2026 | 18:47

Kawasan Paramount Gading Serpong tidak hanya dikembangkan sebagai kawasan hunian, wilayah ini dirancang dengan konsep terpadu yang mencakup area komersial, fasilitas pendidikan, layanan kesehatan, hingga ruang publik penunjang aktivitas masyarakat.

WISATA
Long Weekend, Polisi Berlakukan Ganjil Genap di Jalur Puncak 15–18 Januari 2026 

Long Weekend, Polisi Berlakukan Ganjil Genap di Jalur Puncak 15–18 Januari 2026 

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:15

Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Bogor memberlakukan rekayasa lalu lintas berupa sistem ganjil genap di Jalur Puncak, Bogor, Jawa Barat, selama akhir pekan panjang, terhitung Kamis hingga Minggu, 15–18 Januari 2026.

SPORT
PR John Herdman Perbaiki Disiplin Timnas yang Longgar di Era Patrick Kluivert

PR John Herdman Perbaiki Disiplin Timnas yang Longgar di Era Patrick Kluivert

Jumat, 16 Januari 2026 | 12:24

Ketua Badan Tim Nasional Sumardji menyinggung lemahnya kedisiplinan pemain Timnas Indonesia pada era kepelatihan Patrick Kluivert.

OPINI
Miras dan Prostitusi Sumber Malapetaka, Bukan Sumber Pendapatan Asli Daerah

Miras dan Prostitusi Sumber Malapetaka, Bukan Sumber Pendapatan Asli Daerah

Senin, 19 Januari 2026 | 15:43

Demi meningkatkan PAD (Pendapatan Asli Daerah), Pemerintah Kota melalui DPRD nya melakukan rencana untuk melegalisasi miras dan prostitusi dengan rencana akan merevisi undang-undang tentang larangan miras dan prostitusi.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill