Connect With Us

Gagal Nyalip, Dea Tewas Terlindas Bus Primajasa di Ciputat

Yudi Adiyatna | Sabtu, 4 Mei 2019 | 12:27

Kecelakaan antara sepeda motor dengan bus di Jalan RE Martadinata, Ciputat, Tangsel, Jumat (3/5/2019) malam. (TangerangNews/2019 / Yudi Adiyatna)

 

TANGERANGNEWS.com-Kecelakaan lalu lintas yang menelan korban jiwa kembali terjadi di Kota Tangsel. Dea Tantri Nia Ningsih, 21, menghembuskan nafas terakhirnya di lokasi kejadian, Jalan RE Martadinata, Ciputat, Tangsel, Jumat (3/5/2019) malam.

Saat itu, korban dibonceng oleh Abdul Riadi, 41, menggunakan sepeda motor Yamaha Mio nopol B-4917-TOO melaju ke arah Jakarta.

Namun, saat akan mendahului bus Primajasa nopol B-7185-TGA yang baru sekitar 100 meter meninggalkan pool di Ciputat, sepeda motor tersebut menyenggol sisi samping kanan depan bus. Diduga, karena tidak cukup ruang untuk menyalip.

"Bus melaju setelah meninggalkan pool ke arah Jakarta sekitar 100 meter. Kemudian pemotor berusaha mendahului. Karena tidak cukup ruang, sepeda motor Yamaha Mio GT nopol B-4917-TOO menyenggol sisi samping kanan depan," ungkap Kasat Lantas Polres Tangsel AKP Lalu Hedwin menerangkan kronologis kecelakaan tersebut, Sabtu (4/5/2019).

Akibatnya, pengendara sepeda motor itu pun terjatuh. Nahas, tubuh Dea masuk ke kolong bus kemudian terlindas kendaraan yang berbobot tonan tersebut.

"Pengendara dan pembonceng kendaraan sepeda motor terjatuh. Pembonceng atas nama Dea Tantri Nia Ningsih terlindas ban depan bus, dan meninggal dunia," tambahnya.

Kasus kecelakaan ini telah ditangani Satlantas Polres Tangerang Selatan dan korban pun telah dievakuasi ke RSUP Fatmawati untuk dibuatkan laporan visumnya.(RMI/HRU)

OPINI
Tumbal Gelar Akademik di Bawah Ketiak Kekuasaan

Tumbal Gelar Akademik di Bawah Ketiak Kekuasaan

Jumat, 24 Juli 2026 | 15:17

Para perumus kebijakan dengan visi menembus galaksi bimasakti menggagas kewajiban suci bagi seluruh dosen perguruan tinggi untuk memiliki kualifikasi akademik sekurang kurangnya strata tiga.

KAB. TANGERANG
Kebutuhan Tinggi, Kementerian PKP Segera Bangun 2.539 Rumah di Kabupaten Tangerang

Kebutuhan Tinggi, Kementerian PKP Segera Bangun 2.539 Rumah di Kabupaten Tangerang

Minggu, 26 Juli 2026 | 21:11

Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) berupaya mempercepat realisasi penyediaan hunian layak bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) di Tangerang.

PROPERTI
Hadir Hunian Modern Dekat Kawasan Industri Serang, Cicilan Mulai Rp700 Ribuan per Bulan

Hadir Hunian Modern Dekat Kawasan Industri Serang, Cicilan Mulai Rp700 Ribuan per Bulan

Jumat, 24 Juli 2026 | 16:24

Kabar gembira bagi masyarakat yang tengah berburu hunian layak dan terjangkau di Banten. Kawasan kota mandiri terbaru, Hunian Warisan Bangsa (HWB) Serang kini hadir untuk menjawab kebutuhan tempat tinggal para pekerja

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill