Connect With Us

Stasiun Tanah Abang Dirusak, KRL Cuma Sampai Stasiun Kebayoran

Yudi Adiyatna | Rabu, 22 Mei 2019 | 11:42

Suasana di Stasiun Rawabuntu, Serpong. (TangerangNews/2019 / Yudi Adiyatna)

 

TANGERANGNEWS.com-Adanya aksi demonstrasi yang terjadi di beberapa kawasan Ibukota Jakarta pasca penetapan hasil pemilu 2019, membuat kawasan Tanah Abang dan sekitarnya menjadi salah satu target sasaran amukan massa.

Akibatnya Stasiun Tanah Abang yang menjadi Stasiun Transit Kereta KRL Commuter Line dari arah Rangkas Bitung yang melewati Serpong ini pun terkena imbasnya.

Suasana di Stasiun Rawabuntu, Serpong.

Bahkan beberapa pengunjuk rasa melakukan pelemparan batu dan penyerangan terhadap fasilitas publik tersebut sehingga operasional stasiun menjadi terganggu.

"#InfoLintas Perjalanan KA rute Rangkas Bitung-Tanah Abang  perjalanan hanya sampai Stasiun Kebayoran dan Perjalanan KA rute Bogor-Jatinegara perjalanan hanya sampai Stasiun Manggarai," cuit akun twitter @InfoCommuterLine ,Rabu (22/5/2019). 

Pantauan Tangerangnews.com di Stasiun Rawabuntu, Serpong terlihat kondisi Stasiun nampak sepi dari biasanya. Banyak warga yang bekerja di Jakarta memilih meliburkan diri dan tidak melakukan aktivitas di Jakarta.

"Iya kondisi sepi. Tidak seperti biasanya dari pagi ramai dan penuh," ujar salah seorang petugas. 

Hingga berita ini diturunkan, belum diketahui hingga kapan perjalanan kereta Commuter akan normal kembali.(RAZ/HRU)

BANTEN
Pencarian Rombongan Jurnalis Hilang di Selat Sunda Diperpanjang 3 Hari

Pencarian Rombongan Jurnalis Hilang di Selat Sunda Diperpanjang 3 Hari

Senin, 14 September 2026 | 21:42

Pencarian terhadap delapan orang yang terdiri atas lima jurnalis dan tiga kru kapal yang hilang kontak di perairan Selat Sunda dilanjutkan selama tiga hari kedepan.

BANDARA
Batal Terbang di Bandara Soetta Imbas Abu Vulkanik, 7 Mahasiswi Malah Kena Tipu Beli Tiket Bus via TikTok

Batal Terbang di Bandara Soetta Imbas Abu Vulkanik, 7 Mahasiswi Malah Kena Tipu Beli Tiket Bus via TikTok

Rabu, 9 September 2026 | 17:50

Tujuh mahasiswi asal Bukittinggi, Sumatera Barat (Sumbar) jadi korban penipuan agen tiket bus bodong di media sosial.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill