Connect With Us

Hendak ke Jakarta, Belasan Anak di Bawah Umur Dihadang Polisi

Maya Sahurina | Rabu, 22 Mei 2019 | 11:39

Kapolres Kota Tangerang Kombes Pol Sabilul Alif saat berbincang-bincang dengan para penumpang kereta api di Stasiun Tigaraksa. (TangerangNews/2019 / Maya Sahurina)

 

TANGERANGNEWS.com-Belasan anak di bawah umur yang mengaku hendak ke Jakarta untuk mengikuti aksi demonstrasi dihadang jajaran Polres Kota Tangerang di Stasiun Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, Rabu (22/5/2019).

Mereka dihadang saat hendak menumpang kereta dengan tujuan Stasiun Tanah Abang, Jakarta.

Kapolres Kota Tangerang Kombes Pol Sabilul Alif saat berbincang-bincang dengan para penumpang kereta api di Stasiun Tigaraksa.

Kapolres Kota Tangerang Kombes Pol Sabilul Alif mengatakan, anak-anak tidak seharusnya mengikuti aksi demonstrasi. Apalagi, kata Sabilul, anak-anak yang dihadang itu kesemuanya masih berstatus sebagai pelajar.

“Selain sekolah, mereka juga mengaku sebagai santri. Keterangan itu masih kita dalami,” tuturnya.

Sabilul mengaku prihatin dengan kejadian itu. Pasalnya, kata Sabilul, anak-anak itu tidak membawa uang yang cukup. Uang yang mereka bawa, lanjutnya, hanya cukup untuk membayar tiket kereta sekali jalan.

“Bagaimana kalau mereka lapar? Atau ada kejadian lain di luar dugaan mereka. Sementara mereka tidak cukup membawa perbekalan,” ucapnya.

Kapolres Kota Tangerang Kombes Pol Sabilul Alif saat berbincang-bincang dengan para penumpang kereta api di Stasiun Tigaraksa.

Sabilul mengatakan, sudah memberikan pemahaman kepada anak-anak itu. Sabilul juga mengaku akan menugaskan anggota untuk berkomunikasi dengan orang tua dan guru dari anak-anak itu. Hal itu, kata dia, agar orang tua dan guru dapat memberikan pelajaran yang seharusnya kepada anak-anak itu.

“Kita pulangkan ke rumahnya masing-masing,” tandasnya.(RAZ/HRU)

BANTEN
Proyek PSEL Serang Raya Mulai Dibangun Akhir 2026, Kapasitas 1.161 Ton Sampah Per Hari

Proyek PSEL Serang Raya Mulai Dibangun Akhir 2026, Kapasitas 1.161 Ton Sampah Per Hari

Senin, 7 September 2026 | 21:04

Gubernur Banten Andra Soni memastikan proyek strategis nasional Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) Serang Raya mulai dibangun pada akhir tahun 2026.

OPINI
Sandera Dana Desa Demi Bebas Asap

Sandera Dana Desa Demi Bebas Asap

Jumat, 28 Agustus 2026 | 21:31

Kebakaran hutan dan lahan merupakan tantangan tata kelola yang berulang setiap siklus musim kemarau di Indonesia. Keterlambatan respons mesin birokrasi pemerintah daerah maupun pusat tidak sekadar berakar pada persoalan anomali cuaca.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill