Connect With Us

Andika Sebut Akan Naikan Persentase Jalur Prestasi PPDB 2019

Rachman Deniansyah | Selasa, 18 Juni 2019 | 20:14

Wakil Gubernur Provinsi Banten, Andika Hazrumy saat meninjau melakukan pemantauan terkait PPDB di SMAN 2 Tangsel, Jalan Raya Serpong, Muncul, Setu, Tangsel, Selasa (18/6/2019). (TangerangNews/2019 / Rachman Deniansyah)

 

TANGERANGNEWS.com-Pemerintah Provinsi Banten langsung merespon keluhan masyarakat terkait persentase  Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tingkat SMA /SMK tahun 2019 pada jalur prestasi yang dinilai terlalu kecil. 

Jalur prestasi dalam PPDB 2019 di Provinsi Banten memiliki persentase penerimaan sebesar 5 persen. Angka tersebut dinilai terlalu kecil. Pasalnya angka itu diperebutkan oleh para siswa berdasarkan prestasi di bidang akademik maupun non akademik dengan bukti sertifikat, serta dengan menggunakan nilai UNBK yang tinggi. 

Wakil Gubernur Provinsi Banten, Andika Hazrumy saat meninjau melakukan pemantauan terkait PPDB di SMAN 2 Tangsel, Jalan Raya Serpong, Muncul, Setu, Tangsel, Selasa (18/6/2019).

Hal itu yang membuat para orang tua murid saat mendaftarkan anaknya menjadi harap-harap cemas, kemudian berkeluh-kesah dan berharap persentase untuk jalur prestasi ditambah. 

Mendengar keluhan tersebut, Wakil Gubernur Provinsi Banten, Andika Hazrumy langsung meresponnya, dan menyebut bahwa pihaknya akan berusaha untuk menambah persentase dari jalur prestasi tersebut. 

"Nanti saya juga akan kaji dengan Pak Kadis (Dindikbud Provinsi Banten) bagaimana Banten juga bisa meningkatkan kuota jalur prestasi yang sekarang (sebesar) 5 persen. Mudah-mudahan kita bisa sesuaikan dengan kondisi Banten, kita naikkan menjadi 20 persen," ucap Andika saat melakukan pemantauan terkait PPDB di SMAN 2 Tangsel, Jalan Raya Serpong, Muncul, Setu, Tangsel, Selasa (18/6/2019).

Dijelaskannya, katentuan 5 persen itu mengacu kepada Permendikbud Nomor 51 tahun 2018 tentang PPDB yang harus dilaksanakan oleh setiap daerah. 

"Namun sebenarnya provinsi bisa menyesuaikan dengan kondisi daerahnya," imbuhnya. 

Lebih lanjut, Andika mengatakan, dengan adanya keluhan terima, pihaknya akan melakukan evaluasi jalur PPDB khususnya di Tangsel, dan akan membawa persoalan persentase jalur prestasi ini pada tahapan rekonsiliasi. 

"Nanti di dua hari ini rekonsiliasi ya, nanti diusulkan. Yang penting nanti dikonsultasikan dulu dengan kondisi Banten, bahwa (disini) beda dengan daerah lain," paparnya.(RMI/HRU)

AYO! TANGERANG CERDAS
7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

Selasa, 28 Juli 2026 | 14:04

Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.

KOTA TANGERANG
Kemarau, Kementerian PU Pastikan Pasokan Air Pintu Air 10 Tangerang Masih Aman

Kemarau, Kementerian PU Pastikan Pasokan Air Pintu Air 10 Tangerang Masih Aman

Rabu, 29 Juli 2026 | 19:51

Kementerian Pekerjaan Umum (PU) memastikan pasokan air dari Sungai Cisadane masih aman hingga beberapa bulan ke depan saat musim kemarau ekstrem.

TEKNO
AI dan Medsos Picu Trafik Situs Berita Anjlok hingga 70 Persen

AI dan Medsos Picu Trafik Situs Berita Anjlok hingga 70 Persen

Selasa, 28 Juli 2026 | 19:15

Perkembangan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence atau AI) dan pergeseran pola konsumsi informasi ke media sosial (medsos) menjadi tantangan berat bagi industri media digital global maupun nasional.

NASIONAL
Menaker Tegaskan AI Bukan Penyebab Utama PHK

Menaker Tegaskan AI Bukan Penyebab Utama PHK

Selasa, 28 Juli 2026 | 20:15

Perkembangan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence /AI) kerap dianggap sebagai ancaman hilangnya lapangan pekerjaan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill