Mengenal Teknologi Photobiomodulation (PBM) untuk Perawatan Kulit Tingkat Sel
Jumat, 4 September 2026 | 22:14
Industri estetika medis dan dermatologi global kini tengah mengalami pergeseran paradigma (shifting).
TANGERANGNEWS.com-Rasa duka atas wafatnya Bacharuddin Jusuf Habibie turut dirasakan civitas Yayasan Soebono Mantofani. Yayasan itu milik Titiek Soebono yang tak lain kakak kandung BJ Habibie.
Karena suasana duka itu, sebanyak 1.200 siswa Yayasan Soebono Mantofani pun menggelar upacara dengan mengibarkan bendera setengah tiang, salat gaib serta berdoa bersama untuk mendiang Habibie.
"Kemudian dilanjutkan dengan tahlil oleh seluruh lapisan yayasan," ucap Linda Asmarani, Kepala Sekolah Madrasah Aliyah (MA) Soebono Mantofani yang berlokasi di Jalan Sumatra, Jombang, Ciputat, Tangsel.

Namun, kata dia, penghormatan terakhir bagi mantan Presiden ke-3 itu dibagi menjadi beberapa sesi.
"Dari TK, MI, MTs, dan MA. Semua ikut tapi waktunya beda-beda. Aliyah saat waktu salah Dhuha, MTs saat pagi-pagi. TK dan MI di waktu terpisah," terang Linda.
Baca Juga :
Ia menuturkan, kabar wafatnya Habibie membuat seluruh civitas yayasan berkabung. Hal itu lantaran adanya kedekatan emosional yang dalam terhadap mendiang Habibie semasa hidupnya.
"Beberapa kali Eyang (Habibie) ke sini bersentuhan langsung dengan anak-anak. Pasti jadi kehilangan banget," tuturnya.

Ditambah lagi, kata Linda, Habibie juga dikenal sebagai tokoh bangsa.
"Beliau kita kenal sebagai sosok presiden dan karena sebagai pendiri MA Soebono Mantofani juga pasti kita kehilangan banget," imbuhnya.
Ia mengatakan, doa sudah dipanjatkan saat Habibie masih berjuang melawan sakitnya, sampai akhirnya menghembuskan nafas terakhir pada Rabu (11/9/2019) kemarin.
"Kita sudah gelar doa bersama dari tiga hari yang lalu, itu sudah dikerahkan untuk doa bersama. Kemarin sempat membaik, tapi pas jam 6 (18.00 WIB) kita dikabarin Eyang sudah enggak ada," tutupnya.(RMI/HRU)
TODAY TAGIndustri estetika medis dan dermatologi global kini tengah mengalami pergeseran paradigma (shifting).
Antusiasme orangtua untuk menyekolahkan anaknya di Syafana Islamic School terbilang tinggi. Hingga Open Day tahun ajaran 2027-2028 digelar, hampir 1.000 calon siswa telah mendaftarkan diri secara online.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews