Connect With Us

Habibie Wafat, Ribuan Siswa di Tangsel Merasa Kehilangan

Rachman Deniansyah | Kamis, 12 September 2019 | 20:55

Habibie saat di pemakaman Titiek Soebono, kakak kandung Habibie yang berada di lingkungan Yayasan Soebono Mantofani. (TangerangNews/2019 / Rachman Deniansyah)

 

TANGERANGNEWS.com-Rasa duka atas wafatnya Bacharuddin Jusuf Habibie turut dirasakan civitas Yayasan Soebono Mantofani. Yayasan itu milik Titiek Soebono yang tak lain kakak kandung BJ Habibie. 

Karena suasana duka itu, sebanyak 1.200 siswa Yayasan Soebono Mantofani pun menggelar upacara dengan mengibarkan bendera setengah tiang, salat gaib serta berdoa bersama untuk mendiang Habibie.

"Kemudian dilanjutkan dengan tahlil oleh seluruh lapisan yayasan," ucap Linda Asmarani, Kepala Sekolah Madrasah Aliyah (MA) Soebono Mantofani yang berlokasi di Jalan Sumatra, Jombang, Ciputat, Tangsel. 

Yayasan Soebono Mantofani.

Namun, kata dia, penghormatan terakhir bagi mantan Presiden ke-3 itu dibagi menjadi beberapa sesi.  

"Dari TK, MI, MTs, dan MA. Semua ikut tapi waktunya beda-beda. Aliyah saat waktu salah Dhuha, MTs saat pagi-pagi. TK dan MI di waktu terpisah," terang Linda. 

Baca Juga :

Ia menuturkan, kabar wafatnya Habibie membuat seluruh civitas yayasan berkabung. Hal itu lantaran adanya kedekatan emosional yang dalam terhadap mendiang Habibie semasa hidupnya. 

"Beberapa kali Eyang (Habibie) ke sini bersentuhan langsung dengan anak-anak. Pasti jadi kehilangan banget," tuturnya. 

Para murid di Yayasan Soebono Mantofani.

Ditambah lagi, kata Linda, Habibie juga dikenal sebagai tokoh bangsa. 

"Beliau kita kenal sebagai sosok presiden dan karena sebagai pendiri MA Soebono Mantofani juga pasti kita kehilangan banget," imbuhnya. 

Ia mengatakan, doa sudah dipanjatkan saat Habibie masih berjuang melawan sakitnya, sampai akhirnya menghembuskan nafas terakhir pada Rabu (11/9/2019) kemarin. 

"Kita sudah gelar doa bersama dari tiga hari yang lalu, itu sudah dikerahkan untuk doa bersama. Kemarin sempat membaik, tapi pas jam 6 (18.00 WIB) kita dikabarin Eyang sudah enggak ada," tutupnya.(RMI/HRU)

OPINI
Balita Terserang ISPA, Kemana Peran Negara?

Balita Terserang ISPA, Kemana Peran Negara?

Jumat, 6 November 2026 | 16:22

Empat bulan lebih karhutla melanda hutan Indonesia. Titik api pun tidak kunjung hilang walau pejuang damkar terus berupaya padamkan bara. Tidak sedikit api menyambar rumah warga, hingga mengungsi ke wilayah amhan walau harus kehilangan hunian mereka.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

NASIONAL
Pengangguran Anak Muda Tembus 17 Persen, Upah Stagnan Bikin Gen Z Tunda Menikah dan Beli Rumah

Pengangguran Anak Muda Tembus 17 Persen, Upah Stagnan Bikin Gen Z Tunda Menikah dan Beli Rumah

Sabtu, 7 November 2026 | 15:43

Tingkat pengangguran anak muda di Indonesia perlu menjadi perhatian serius dalam menyambut momentum bonus demografi.

WISATA
Catat Jadwalnya, Festival Layang-layang Meriahkan Akhir Pekan di Paramount Petals

Catat Jadwalnya, Festival Layang-layang Meriahkan Akhir Pekan di Paramount Petals

Minggu, 18 Oktober 2026 | 12:15

Paramount Petals Tangerang menghadirkan Festival Layang-layang Paramount Petals sebagai pilihan aktivitas akhir pekan bagi keluarga.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill