Connect With Us

Ratusan Pegawai Diskominfo Tangsel Tes Urine

Yudi Adiyatna | Selasa, 24 September 2019 | 21:43

Petugas Badan Narkotika Nasional Kota Tangerang Selatan (BNNK Tangsel) saat melakukan pemeriksaan tes urine kepada para pegawai Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Tangsel di Lantai 6, Gedung 1, Puspemkot Tangsel, Selasa (24/9/2019). (TangerangNews/2019 / Yudi Adiyatna)

 

TANGERANGNEWS.com-Badan Narkotika Nasional Kota Tangerang Selatan (BNNK Tangsel) melakukan pemeriksaan tes urine kepada ratusan pegawai Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Tangsel di Lantai 6, Gedung 1, Puspemkot Tangsel, Selasa (24/9/2019) 

Kepala Seksi Rehabilitasi BNNK Tangsel Vinna Tauria menjelaskan, kegiatan tes urine ini dalam rangka pencegahan dan pemberdayaan masyarakat pada instansi pemerintah. 

"Kita mengetes Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) ini mudah-mudahan pegawai yang kita tes tidak terindikasi pemakai narkoba,"ungkap Vinna saat ditemui di Diskominfo Tangsel. 

Kepala Seksi Rehabilitasi BNNK Tangsel Vinna Tauria, bersama Pelaksana Kepala Diskominfo Fuad saat kegiatan pemeriksaan tes urine kepada para pegawai Diskominfo Kota Tangsel di Lantai 6, Gedung 1, Puspemkot Tangsel, Selasa (24/9/2019).

Vinna mengatakan, sebelum di Diskominfo, pemeriksaan urine dilakukan di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) dan hasilnya negatif. 

"Mereka merupakan instansi yang sangat merespon kegiatan ini dengan cepat," katanya. 

Vinna mengatakan, untuk Diskominfo masih ada pegawai yang belum melakukan tes urine, jika mereka belum mengikuti tes, maka pegawai ini akan dilakukan pemeriksaan secara ulang.

"Pegawai yang belum mengikut tes urine diharapkan datang ke BNN untuk melakukan pemeriksaan susulan,"ujarnya. 

Dalam pemeriksaan ini ada 7 parameter pemeriksaan yakni kokain, ganja, heroin, benzo atau obat-obatan, anvitamin, sabu, gorilla atau ganja cair. 

"Sampai saat ini pemeriksaan hasilnya negatif,  namun jika ada terindikasi narkoba maka akan dilakukan pemeriksaan ulang, apakah mereka sedang meminum obat dari dokter, kita akan melakukan kroscek, dan lihat obatnya, maka jika kita temukan akan lakukan assesment," ujarnya. 

Vinna menjelaskan, untuk pemilihan dinas dilakukan secara acak. "Karena kita tidak pernah tahu pengguna ada dimana, sehingga sistem acak ini sangat bagus untuk melihat secara langsung dengan melakukan pemeriksaan tes urine," katanya.

Lanjutnya untuk hasil pemeriksaan tes urine ini akan disampaikan melalui berita acara secara tertulis ke dinas bersangkutan. 

Sementara itu Pelaksana Kepala Diskominfo Fuad mengatakan, tes urine ini diikuti semua pegawai Diskominfo, termasuk dirinya. 

"Saya ikut tes dan lainnya juga ikut, jika ada yang tidak ikut maka akan dilakukan tes urine susulan," katanya. 

Fuad mengatakan, pemeriksaan tes urine ini tidak ada pemberitahuan, ini dilakukan agar semua pegawai di diskominfo dapat diperiksa apakah ada indikasi penyalahgunaan obat terlarang atau tidak. 

"Saya berharap semua pegawai di lingkup Diskominfo hasilnya negatif, namun jika ada yang terindikasi maka kita akan tindak sesuai aturan," pungkasnya.(RMI/HRU)

AYO! TANGERANG CERDAS
Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Jumat, 25 September 2026 | 10:54

Rencana pemerintah menggratiskan biaya pendidikan negeri dari jenjang sekolah dasar hingga perguruan tinggi masih dalam tahap penyusunan.

WISATA
Tak Maksimal Sumbang PAD, Wisata Kabupaten Tangerang Terkendala Regulasi dan Lahan

Tak Maksimal Sumbang PAD, Wisata Kabupaten Tangerang Terkendala Regulasi dan Lahan

Selasa, 6 Oktober 2026 | 19:40

Potensi pariwisata di Kabupaten Tangerang belum memberikan kontribusi maksimal terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).

OPINI
Darurat Perundungan, Saatnya Islam Menjadi Solusi Hakiki

Darurat Perundungan, Saatnya Islam Menjadi Solusi Hakiki

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:02

Orang tua mana yang tidak hancur hatinya, ketika melihat anaknya tersakiti? Terlebih jika peristiwa menyakitkan itu terjadi di lingkungan sekolah, tempat yang semestinya menjadi ruang aman bagi anak untuk belajar, bertumbuh

HIBURAN
PET KINGDOM Kembali Gelar CARE FOR PAW, Salurkan 34,2 Ton Makanan Hewan untuk Shelter Anabul

PET KINGDOM Kembali Gelar CARE FOR PAW, Salurkan 34,2 Ton Makanan Hewan untuk Shelter Anabul

Kamis, 15 Oktober 2026 | 12:24

PET KINGDOM kembali menggelar program CARE FOR PAW bertema “Kebaikan untuk Anabul” pada September hingga November 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill