Connect With Us

Remaja di Tangsel ini Jadi Korban Nafsu Ayah Tiri

Rachman Deniansyah | Jumat, 11 Oktober 2019 | 21:48

Ilustrasi Pencabulan. (Istimewa / Istimewa)

 

TANGERANGNEWS.com-Seorang remaja putri berusia 16 tahun di Ciputat, Tangerang Selatan (Tangsel) dikabarkan menjadi korban kekerasan seksual. Pelaku ayah tirinya sendiri.

Korban mengalami kekerasan seksual itu selama 4 tahun sejak kelas 5 Sekolah Dasar. Bahkan, korban kini memiliki satu anak akibat perbuatan ayah tirinya tersebut.

Diceritakan tim pendamping hukum korban dari Lembaga Advokasi dan Bantuan Hukum (LBH) Jawara dan Pengacara (Bang Japra), kasus tersebut telah dilaporkan kepada pihak berwajib.

"Kami sudah laporkan ke Polres Tangsel. Pada kedatangan kedua kali ini, tadi sudah dilakukan BAP (Berita Acara Pemeriksaan) kepada para saksi," ujar Ketua LBH Bang Japra Ferry Irawan, Jumat (11/10/2019).

Ferry bercerita, kasus kekerasan seksual itu terjadi saat korban masih duduk di kelas 5 SD. Kala itu, ibu kandung korban kondisi fisiknya melemah karena sakit-sakitan.

Ayah tiri korban yang tak disebutkan identitasnya itu kemudian melampiaskan nafsu hewaninya kepada korban yang masih anak di bawah umur tersebut.

Ferry mengaku, kasus itu terbongkar saat korban meminta pekerjaan kepadanya karena harus memenuhi kebutuhan anaknya.

"Kemudian (saat) ditanya kemana ayahnya, akhirnya ia mengaku kalau dirinya menjadi korban pemerkosaan," katanya.

Bukti-bukti yang menguatkan saat melapor ke polisi, kata dia, telah dilengkapi, seperti keterangan korban, juga hasil visum. Ia berharap, polisi segera diproses secara hukum sebagaimana diatur dalam Undang-Undang RI No. 35 Tahun 2014.

"Saya berharap agar kepolisian bergerak secepatnya. Agar tersangka dapat dikenakan hukuman," pungkasnya.(RMI/HRU)

NASIONAL
Ini 7 Pengembang Besar yang Terlibat Proyek MRT Kembangan-Balaraja

Ini 7 Pengembang Besar yang Terlibat Proyek MRT Kembangan-Balaraja

Jumat, 6 Februari 2026 | 21:37

PT MRT Jakarta resmi menggandeng tujuh pengembang properti besar untuk menjajaki pengembangan MRT lintas Timur–Barat Fase 2 yang menghubungkan Kembangan hingga Balaraja.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

KAB. TANGERANG
Belum Punya Alat Rekam Jantung, Kemenkes Bakal Salurkan ke 44 Puskesmas Tangerang

Belum Punya Alat Rekam Jantung, Kemenkes Bakal Salurkan ke 44 Puskesmas Tangerang

Jumat, 6 Februari 2026 | 21:12

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Republik Indonesia (RI) berencana memberikan bantuan berupa Elektrokardiogram (EKG), sebuah alat yang merekam aktivitas jantung guna mendeteksi gangguan kardiovaskular.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill