Connect With Us

Digadang Gantikan Airin, Istri Sandiaga Uno Tolak Maju di Tangsel

Rachman Deniansyah | Jumat, 11 Oktober 2019 | 23:51

Istri Sandiaga Uno, Nur Asia Uno memastikan dirinya tak ikut dalam kontestasi politik yang akan digelar di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) 2020 mendatang. (@TangerangNews / Istimewa)

 

 

TANGERANGNEWS.com-Partai Gerindra Tangsel menghormati keputusan Nur Asia Uno istri Sandiaga Uno yang menolak maju dalam perhelatan Pilkada Tangsel 2020.

Hal tersebut disampaikan Sekretaris DPC Partai Gerindra Tangsel, Yudi Budi Wibowo, kepada awak media. 

"Ya tidak apa- apa kalau beliau (Nur Asia Uno) tidak mencalonkan. Nama beliau muncul kan berdasarkan usulan dari relawan," ujar Yudi dalam keterangannya. 

Saat ini Budi mengaku Gerindra sedang fokus untuk menyiapkan desk Pilkada yang akan menjaring calon-calon pemimpin terbaik.

"Setelah nama- nama itu muncul lalu kita akan serahkan ke DPD dan DPP. Kemudian rekomendasi dari DPD dan DPP kami diminta membuat desk pilkada dan membuka pendaftaran calon," ujarnya.

Baca Juga :

Ketika didesak kapan membuka desk Pilkada, dirinya menyatakan belum dapat memberikan kepastian.

"Ya nanti kita update lagi. Tetapi secepatnya kami akan membuka bersama-sama kabupaten dan kota lain," imbuh Yudi.

Sebelumnya diketahui, Nur Asia Uno gencar didorong maju menggantikan Airin Rachmi Diany yang masa bhaktinya sebagai Wali Kota akan segera berakhir. 

Namun, melalui unggahan video Instagram @sandiagauno, Mpok Nur secara tegas menyatakan tidak akan maju di Pilkada Tangsel 2020.

Salah satu yang menjadi fokus Mpok Nur adalah Yayasan Abang Mpok Sahabat Anak (YAMSA) yang ditanganinya guna memperhatikan kekerasan terhadap anak dan pendidikan.

"Saya harus fokus dengan bidang sosial saya. Karena saya punya yayasan," kata Mpok Nur.(RMI/HRU)

TEKNO
Digunakan Untuk Konten Tak Senonoh, Komdigi Blokir Sementara Grok AI

Digunakan Untuk Konten Tak Senonoh, Komdigi Blokir Sementara Grok AI

Senin, 12 Januari 2026 | 11:20

Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) resmi memutus sementara akses aplikasi chatbot berbasis kecerdasan artifisial (AI) Grok.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill