Connect With Us

Nur Asia Uno Pastikan Tak Nyalon di Pilkada Tangsel

Rachman Deniansyah | Rabu, 9 Oktober 2019 | 14:50

Istri Sandiaga Uno, Nur Asia Uno memastikan dirinya tak ikut dalam kontestasi politik yang akan digelar di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) 2020 mendatang. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Istri Sandiaga Uno, Nur Asia Uno memastikan dirinya tak ikut dalam kontestasi politik yang akan digelar di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) 2020 mendatang.

Pernyataan itu ia sampaikan melalui sebuah unggahan video yang diunggah akun instagram suaminya, @sandiagauno, Rabu (9/10/2019).

Video berdurasi 132 menit tersebut, memperlihatkan Nur sedang berdiskusi dengan suaminya, Sandiaga Uno. Mereka memaparkan apa yang menjadi keputusannya.

"Bahwa setelah kita berdiskusi, setelah kita bertukar pikiran dan informasi akirnya kita memutuskan untuk akan fokus di kegiatan sosialnya Empok Nur, dan tidak akan maju dalam Pilwalkot Tangsel. Jadi untuk para pendukung, para masyarakat yang menanti keputusan, hari ini kita sudah putuskan," tegas Sandi.

Atas keputusan itu, Sandi pun menanyakan alasan istrinya. Kemudian dijawab oleh istrinya.

Melalui video unggahannya, wanita yang akrab disapa Empok Nur itu memilih untuk fokus bergerak di bidang sosial. 

"Saya yang penting bisa berbuat kebaikan di manapun, kapanpun ya. Jadi enggak perlu di Tangsel, di manapun di seluruh Indonesia," ucapnya dalam video itu. 

Menurutnya, untuk berbuat baik tak harus menjadi Wali Kota Tangsel. 

BACA JUGA:

"Alasannya karena masih banyak anak-anak yang masih diurus ya. Jadi saya harus fokus dengan bidang sosial saya, karena saya punya yayasan YAMSA, yaitu yayasan Abang Mpok Sahabat Anak," jelas Nur.

Nur menjelaskan, yayasan itu fokus mengurus anak-anak yang menjadi korban kekerasan dan tidak mendapatkan pendidikan layak. 

"Karena masih banyak sekali anak-anak Indonesia yang belum mendapatkan pendidikan yang layak dan kesehatan terutama. Jadi saya harus fokus," tandasnya.

"Jadi, untuk seluruh netijen, the waiting is over (penantianya berakhir). Kita sudah ambil keputusan. Terus semangat, maju terus sampai jumpa pada kegiatan-kegiatan YAMSA berikutnya," timpal Sandi.

Di akhir video, Empok Nur mengajak para fans dan netizen untuk bergabung di dalam yayasannya tersebut. 

"Untuk membantu anak-anak Indonesia yang memang mereka membutuhkan pertolongan," pungkasnya.(RAZ/RGI)

KOTA TANGERANG
Pemkot Tangerang Minta Warga Jangan Asal Beli Hewan Kurban, Cek Dulu Stiker Resminya

Pemkot Tangerang Minta Warga Jangan Asal Beli Hewan Kurban, Cek Dulu Stiker Resminya

Kamis, 14 Mei 2026 | 14:53

Kepala Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kota Tangerang Muhdorun mengingatkan masyarakat agar tidak sembarangan membeli hewan kurban dan memastikan lapak penjualan memiliki stiker resmi dari Pemkot Tangerang.

OPINI
May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

Jumat, 1 Mei 2026 | 16:57

Sejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.

KAB. TANGERANG
Terinspirasi Sosok Bupati Tangerang, Bayi di Sepatan Diberi Nama Moch. Maesyal Rasyid

Terinspirasi Sosok Bupati Tangerang, Bayi di Sepatan Diberi Nama Moch. Maesyal Rasyid

Jumat, 15 Mei 2026 | 14:00

Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid mendatangi rumah seorang bayi di Kecamatan Sepatan, Kabupaten Tangerang, yang diberi nama sama persis dengan dirinya, Kamis, 14 Mei 2026.

BISNIS
Warga Banten Makin Jarang Pakai Uang Tunai, Transaksi QRIS Tembus Rp34 Triliun

Warga Banten Makin Jarang Pakai Uang Tunai, Transaksi QRIS Tembus Rp34 Triliun

Kamis, 14 Mei 2026 | 14:20

Penggunaan pembayaran digital di Provinsi Banten terus melonjak sepanjang awal 2026. Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Banten mencatat nilai transaksi menggunakan QRIS mencapai lebih dari Rp34 triliun.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill