Tak Maksimal Sumbang PAD, Wisata Kabupaten Tangerang Terkendala Regulasi dan Lahan
Selasa, 6 Oktober 2026 | 19:40
Potensi pariwisata di Kabupaten Tangerang belum memberikan kontribusi maksimal terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).
TANGERANGNEWS.com-Putri Wakil Presiden Republik Indonesia, Siti Nur Azizah optimis kaum milenial di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mampu menjadi agen pembangunan.
Nur Azizah menyampaikan hal itu saat menjadi pembicara pada Seminar Nasional yang digelar di Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta, Jalan Ir. H. Juanda, Ciputat, Tangsel, Senin (21/10/2019).

Seminar tersebut bertema Peran Milenial dalam Mewujudkan Sustainable Development Goals (SDGs) Menuju Indonesia Emas 2045.
"Tangsel wilayah yang mempunyai SDM (sumber daya manusia) dan IPM (indeks pembangunan manusia) yang baik dan bagus, bahkan melebihi Banten. Itu menjadi sebuah potensi," ujar Siti Nur Azizah.
Berbekal potensi SDM itu, Nur Azizah optimis pembangunan di Tangsel bisa menjadi lebih baik.
Baca Juga :
Sementara berdasarkan usia, lanjutnya, jumlah kaum milenial terbilang tinggi. Jumlah tersebut menjadi modal berbekal kreatifitas dan inovasi.
"Tinggal bagaimana mendorong industri-industri kreatif dengan memanfaatkan teknologi. Generasi milenial ini harus didorong ke sana," imbuhnya.
Sehingga, dengan kebijakan dan fasilitas yang tersedia, milenial di Tangsel tidak lagi sekedar menjadi objek pembangunan, namun subjek yang berperan aktif.
Nur Azizah juga berharap, di tengah pesatnya perkembangan kota ini, milenial memiliki daya juang yang tinggi dalam mewujudkan mimpi dan cita-cita.
"Dengan adanya semangat berkompetisi, dan berdaya saing, itu akan memunculkan peluang kerja. Bahkan bisa membuat peluang kerja yang baru," pungkasnya.(RMI/HRU)
Potensi pariwisata di Kabupaten Tangerang belum memberikan kontribusi maksimal terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).
TODAY TAGPolresta Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) menangkap dua anggota sindikat pengiriman Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) non-prosedural dengan modus perjalanan wisata ke Jepang.
Bagi sebagian besar orang, dunia akademik dan politik adalah dua kutub yang berbeda. Yang satu adalah menara gading tempat para pemikir memburu kebenaran, sementara yang lain adalah arena berlumpur tempat kekuasaan diperebutkan.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews