Connect With Us

Suhu Udara di Tangsel Makin Panas, Ternyata ini Pemicunya

Rachman Deniansyah | Selasa, 22 Oktober 2019 | 17:14

Ilustrasi Musim Kemarau. (Istimewa / Istimewa)

 

TANGERANGNEWS.com-Musim kemarau masih melanda wilayah Indonesia, tak terkecuali Kota Tangeran Selatan (Tangsel). Bahkan, suhu udara di Tangsel belakangan tembus hingga 36 derajat celcius.

"Sekarang posisi matahari lagi bergerak semu meninggalkan equator menuju ke selatan dan posisi matahari kemarin tegak lurus dengan posisi kita, makanya terasa panas," jelas Kepala Stasiun Klimatologi Tangsel Sukasno, saat dihubungi melalui pesan singkat, Selasa (22/10/2019).

Meski demikian, dalam catatan  Stasiun Klimatologi Tangsel, suhu udara kali ini bukan yang tertinggi. Bulan Agustus tahun 2002 lalu, pernah tercatat mencapai 38,0 derajat celcius. 

Kondisi demikian, kata dia, pertanda Tangsel sedang memasuki masa pancaroba, yaitu masa peralihan antara dua musim utama di daerah iklim muson, di antara musim penghujan dan musim kemarau.

"Insyaallah awal bulan depan sudah mulai banyak hujan," imbuhnya.

Baca Juga :

Ia juga membeberkan ciri-ciri menuju musim pancaroba tersebut, yakni turunnya hujan dengan intensitas sedang sampai lebat dengan durasi singkat dan bersifat sporadis (tidak merata), banyak petir, dan terjadi  angin kencang.

"Perlu diwaspadai karena di wilayah kita sedang masuk musim pancaroba. Imbauannya untuk masyarakat yakni sedia payung sebelum turun hujan, karena hujannya datangnya tiba-tiba," pungkasnya.(RMI/HRU)

KAB. TANGERANG
Amud Dorong Kolaborasi Atasi Sampah Liar di Kabupaten Tangerang

Amud Dorong Kolaborasi Atasi Sampah Liar di Kabupaten Tangerang

Minggu, 4 Oktober 2026 | 14:27

Ketua DPRD Kabupaten Tangerang Muhammad Amud mendorong pemerintah daerah memperkuat kolaborasi dengan masyarakat dan sektor swasta untuk mengatasi persoalan sampah dan menjaga kebersihan lingkungan.

OPINI
Menakar Tuan Baru Mesin Birokrasi

Menakar Tuan Baru Mesin Birokrasi

Jumat, 18 September 2026 | 20:40

Pergantian pimpinan di kementerian keuangan selalu menjadi diskursus publik yang sangat didominasi oleh analisis terkait stabilitas ekonomi makro dan fluktuasi pasar modal.

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

BANTEN
PLN UID Banten Gelar Simulasi Penanganan Limbah B3, Latih Respons Cepat Kondisi Darurat

PLN UID Banten Gelar Simulasi Penanganan Limbah B3, Latih Respons Cepat Kondisi Darurat

Minggu, 4 Oktober 2026 | 13:36

PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Banten menggelar Simulasi Tim Tanggap Darurat Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3)

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill