Bus Penumpang Kepergok Angkut Belasan Motor Kredit di Pelabuhan Merak, Hendak Digelapkan ke Sumatera
Sabtu, 14 Februari 2026 | 20:18
Jajaran Ditreskrimum Polda Banten membongkar sindikat penggelapan kendaraan bermotor kredit atau jaminan fidusia.
TANGERANGNEWS.com-Dewan Pimpinan Cabang Partai Gerakan Indonesia Raya (DPC Gerindra) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) angkat bicara soal rumor bahwa partai tersebut telah mendukung salah satu pasangan bakal calon (bacalon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota pada Pilkada Tangsel 2020.
Hal tersebut dikatakan Sekretaris DPC Gerindra Tangsel Yudi Adi Wibowo.
"Kami nyatakan berita tersebut tidak benar," ujar Yudi kepada TangerangNews, Sabtu (2/11/2019).
Yudi membantah rumor yang beredar bahwa petinggi partai Gerindra, yakni Wakil Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat, Sufmi Dasco Ahmad telah memberikan dukungan kepada kepada salah satu pasangan bacalon yang akan berkontestasi di Pilkada Tangsel.
Kata dia, Sufmi Dasco tidak pernah memberikan mentoring secara khusus kepada individu calon.
"Oleh karena itu, setelah berkoordinasi dengan Wakil Ketua Umum Bapak Sufmi Dasco Ahmad, kami berkewajiban untuk mengklarifikasi dan meluruskan pemberitaan yang ada," imbuhnya.
Baca Juga :
Ditambahkan Yudi, penjaringan bacalon Wali Kota dan Wakil Wali Kota yang dibuka oleh partainya bersifat Umum dan terbuka bagi siapapun.
"Partai Gerindra tidak mempunyai calon khusus, dan akan menetapkan calon setelah proses penjaringan terbuka," terangnya.
Ia melanjutkan, komunikasi bacalon atau tim bacalon dengan pengurus partai baik di tingkat pusat maupun ranting, selalu diarahkan mengikuti semua proses yang sudah ditetapkan.
"Sehingga setiap bacalon wajib mengikuti mekanisme yang sudah ditentukan," pungkasnya.(RMI/HRU)
Jajaran Ditreskrimum Polda Banten membongkar sindikat penggelapan kendaraan bermotor kredit atau jaminan fidusia.
TODAY TAGRatusan pelajar bersama warga tumpah ruah mengikuti Karnaval Seni dan Budaya dalam rangka HUT ke-33 Kota Tangerang sekaligus pembuka rangkaian Gebyar Ramadan Kariim Al-Ittihad di kawasan Pasar Lama hingga pelataran Masjid Agung Al-Ittihad
Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.
Di tahun 2026, sistem kerja perusahaan semakin dinamis. Banyak bisnis sudah menerapkan hybrid working, multi-shift, hingga operasional lintas lokasi. Karena itu, absensi manual seperti tanda tangan atau spreadsheet sudah tidak lagi relevan.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews