Connect With Us

Calo Gentayangan di BP2T Tangsel, Catut Wali Kota Tangsel

| Rabu, 7 Juli 2010 | 11:26

Penjabat Wali Kota Tangsel Shaleh MT (shaleh / tangerangnews/dens)


 
TANGERANGNEWS-Masyarakat Kota Tangerang Selatan (Tangsel) resah dengan keberadaan calo perijinan di kantor BP2T. Pasalnya, para calo tersebut tidak segan-segan menawarkan jasa pengurusan perijinan, secara paksa kepada masyarakat.
 
“Saya terkejut sekali, begitu memasuki pelataran parkir BP2IT, tiba-tiba saja ada orang yang mengaku bisa memproses perijinan secara cepat,” kata Iwan, warga Serpong Utara.
 
Bahkan, lanjutnya, calo tersebut mengaku kerabat walikota Tangsel dan dapat mengurus perijinan apa saja. “Kalau ibu mengurus didalam, prosesnya lama, kalau sama saya walaupun syaratnya kurang, bisa saja saya urusin, asalkan biayanya sesuai,” kata calo, seperti yang ditirukan Iwan.
 
 Dari pantauan Tangerang News dari berbagai sumber di BP2T, ternyata nama walikota Tangsel, tidak hanya dicatut dari para calo, bahkan diduga para pegawai yang mengaku dekat dengan Wali Kota Tangsel, seringkali mengurus perijinan dari masyarakat, dengan membawa nama Wali Kota Tangsel, agar bisa diproses dengan cepat.
 
 “Kami sangat terganggu dengan keberadaan calo maupun pegawai yang mengaku dapat memproses dengan cepat dan membawa nama Wali Kota. Namun, kami akan tetap memproses perijinan sesuai dengan persyaratan, jika tidak akan kami tolak,” kata salah seorang pegawai di pelayanan yang enggan dikorankan.
 
 Sementara Kepala BP2T, Mursan Sobari, ketika akan dimintai keterangan seputar, banyaknya calo di BP2T, belum dapat dimintai keterangannya. Dihubungi melalui telepon selulernya, tidak aktif.
 
 Ditempat terpisah, Ketua Aliansi Masyarakat Peduli Uang Rakyat (Ampur), menyesalkan keberadaan para calo di perjijinan. “Kami minta para pegawai BP2IT, tidak melayani apapun bentuknya calo, sekalipun mengatasnamakan titipan Walikota,” ujar seraya mendesak pelayanan perijinan di Tangsel, sebagai lumbung PAD Tangsel, untuk terus berbenah.
 
 Ia juga tidak segan-segan, akan melaporkan segala bentuk nepotisme apalagi yang terkait dengan KKN, di tubuh BP2T. “Jika kami sudah mendapatkan bukti kebenaran para calo yang mengaku kerabat Walikota, kami akan menyeretnya ke pihak yang berwenang,” tandasnya. (ard/dira)
 
  
TOKOH
Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Rabu, 3 Juni 2026 | 15:53

Slamet Suradio, masinis yang selamat dari peristiwa tabrakan kereta api dalam Tragedi Bintaro 1987, meninggal dunia pada Rabu, 3 Juni 2026, dini hari.

TANGSEL
Pertamax Naik Rp16.250 per Liter, Antrean Pertalite Mengular di Sejumlah SPBU Tangerang

Pertamax Naik Rp16.250 per Liter, Antrean Pertalite Mengular di Sejumlah SPBU Tangerang

Kamis, 11 Juni 2026 | 05:19

Kenaikan harga BBM nonsubsidi jenis Pertamax dan Pertamax Green yang mulai berlaku pada Rabu, 10 Juni 2026, mulai memengaruhi pola pembelian masyarakat di sejumlah SPBU wilayah Tangerang dan Tangerang Selatan.

KAB. TANGERANG
Antrean Pertamax di SPBU Tangerang Sepi Gegara Harga Naik, Warga Terpaksa Pakai Pertalite

Antrean Pertamax di SPBU Tangerang Sepi Gegara Harga Naik, Warga Terpaksa Pakai Pertalite

Rabu, 10 Juni 2026 | 21:31

Kenaikan harga yang terjadi pada bahan bakar minyak (BBM) non-subsidi jenis Pertamax memunculkan keluhan dari sebagian warga Kabupaten Tangerang.

HIBURAN
Richard Lee Ditahan di Lapas Tangerang, Kasus Dugaan Skincare Ilegal Segera Disidangkan

Richard Lee Ditahan di Lapas Tangerang, Kasus Dugaan Skincare Ilegal Segera Disidangkan

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:56

Dokter kecantikan sekaligus influencer, Richard Lee, resmi menjalani penahanan di Lapas Tangerang Kota setelah berkas perkara yang menjeratnya dinyatakan lengkap atau P21.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill