Connect With Us

Hendak Diwisuda, Mahasiswa UIN Ciputat Jadi Korban Tabrak Lari

Yudi Adiyatna | Minggu, 1 Desember 2019 | 11:36

Terjadi peristiwa kecelakaan di Jalan Tarumanegara, Pisangan, Ciputat Timur, Tangsel yang menewaskan seorang mahasiswa UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Minggu (1/12/2019). (@TangerangNews / Yudi Adiyatna)

TANGERANGNEWS.com-Mahasiswa UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Nurul Faqih, meninggal dunia akibat kecelakaan bermotor di Jalan Tarumanegara, Pisangan, Ciputat Timur, Tangsel, Minggu (1/12/2019) pagi tadi. 

Nahasnya, korban yang diketahui merupakan mahasiswa Fakultas Psikologi UIN Jakarta angkatan 2015 tersebut, mengendarai sepeda motor menuju kampusnya untuk melakukan prosesi wisuda yang telah diimpikannya selama empat berkuliah.

BACA JUGA:

"Beliau menjadi korban tabrak lari di depan Bens Radio Ciputat tadi pagi dan meninggal dunia di tempat," jelas Ali, salah seorang saksi mata kepada Tangerangnews.com

Nurul Faqih diketahui merupakan warga Indramayu, Jawa Barat. Saat kejadian dirinya sedang mengendarai sepeda motor Yamaha Vixion dengan nomor polisi E-6276-QI. 

"Tadi Polisi dari Polsek Ciputat sudah datang dan langsung mengevakuasi korban, "tuturnya.(RAZ/RGI)

NASIONAL
Biaya Tes Psikologi Perpanjangan SIM Online Naik Jadi Rp 77.500, Ini Rinciannya

Biaya Tes Psikologi Perpanjangan SIM Online Naik Jadi Rp 77.500, Ini Rinciannya

Rabu, 21 Januari 2026 | 09:52

Biaya tes psikologi untuk perpanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM) secara online mengalami kenaikan. Jika sebelumnya tarif tes psikologi online berada di angka Rp 57.500, kini biayanya bertambah Rp 20 ribu menjadi Rp 77.500.

OPINI
Miras dan Prostitusi Sumber Malapetaka, Bukan Sumber Pendapatan Asli Daerah

Miras dan Prostitusi Sumber Malapetaka, Bukan Sumber Pendapatan Asli Daerah

Senin, 19 Januari 2026 | 15:43

Demi meningkatkan PAD (Pendapatan Asli Daerah), Pemerintah Kota melalui DPRD nya melakukan rencana untuk melegalisasi miras dan prostitusi dengan rencana akan merevisi undang-undang tentang larangan miras dan prostitusi.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill