Connect With Us

Warga Amankan Pelajar Bawa Celurit di Pamulang

Rachman Deniansyah | Senin, 16 Desember 2019 | 18:18

Warga setempat saat mengamankan pelajar yang membawa sebilah celurit yang hendak tawuran di Jalan Raya Siliwangi, Pamulang, Tangerang Selatan, Senin (16/12/2019). (TangerangNews/2019 / Rachman Deniansyah)

TANGERANGNEWS.com-Seorang pelajar salah satu Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Pamulang diamankan warga saat kepergok hendak tawuran di Jalan Raya Siliwangi, Pamulang, Tangerang Selatan, Senin (16/12/2019).

Saat diamankan, MA, 17, kedapatan membawa sebilah celurit berukuran cukup besar. 

Kanit Reskrim Polsek Pamulang Iptu Totok Riyanto mengatakan, pelajar itu diamankan saat hendak menyerang pelajar lain yang berada di wilayah Pamulang.

"Belum tawuran, baru lihat pelajar yang kumpul-kumpul saja terus dia turun (mau menyerang)," kata Totok saat dihubungi TangerangNews , Senin (16/12/2019).

Baca Juga :

Totok menuturkan, saat turun dari kendaraan roda dua, MA yang masih menggunakan seragam sekolah itu pun langsung diamankan warga. 

Spontan, MA pun membuang celuritnya. Polisi yang mendapatkan laporan dari masyarakat langsung menuju ke lokasi. 

"Saat itu kami amankan pelajar yang bawa sajam, satu orang. Sudah kita amankan," kata Totok.

Kini pelajar tersebut telah dibawa ke Polsek Pamulang beserta barang bukti celurit untuk pemeriksaan lebih lanjut.(RMI/HRU)

WISATA
PLN Sulap Potensi Desa Bandung Pandeglang Jadi Wisata Ramah Lingkungan 

PLN Sulap Potensi Desa Bandung Pandeglang Jadi Wisata Ramah Lingkungan 

Kamis, 3 September 2026 | 10:45

PLN Group mengembangkan Desa Bandung, Kecamatan Banjar, Kabupaten Pandeglang, Banten, menjadi kawasan wisata berbasis energi bersih melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Desa Berdaya Eco-Wisata SiNyonya.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill