Connect With Us

PSI Sebut Konvensi Jadi Upaya Mencegah Korupsi

Rachman Deniansyah | Jumat, 20 Desember 2019 | 19:27

DPD PSI Tangsel mengumumkan nama Bakal Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tangsel yang lolos seleksi administrasi. (TangerangNews/2019 / Rachman Deniansyah)

 

TANGERANGNEWS.com-Ketua Dewan Pimpinan Daerah Partai Solidaritas Indonesia (DPD PSI) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Andreas menyebut bahwa konvensi Bakal Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tangsel yang digelar menjadi upaya partainya dalam mencegah korupsi. 

Menurutnya, kasus korupsi yang selama ini kerap membelenggu kepala daerah terus terjadi, karena proses pencalonan mereka dilakukan dalam ruang-ruang gelap dan melibatkan mahar yang besar. 

“PSI percaya akar permasalahan korupsi kepala daerah adalah proses rekrutmen parpol (partai politik) yang tertutup, eksklusif, dan nepotis,” terang Andreas di Kantor DPD PSI Tangsel, Ruko Cendana Residence, Serua, Ciputat, Tangsel, Jumat (20/12/2019).

Selain itu, dengan menggelar konvensi, partainya juga dapat mencari calon penerus pemimpin Kota Tangsel yang sesuai dengan visi misinya. 

"Sesuai dengan semangat dan DNA partai, yakni anti korupsi dan anti intoleransi," terangnya. 

Saat ini, PSI telah melanjutkan tahapan konvensi ke tahap selanjutnya. Terdapat 18 nama bakal calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota yang telah lolos dalam seleksi administrasi. 

Selanjutnya, PSI akan menggelar tahap wawancara yang akan dilaksanakan pada 18-19 Januari mendatang, dan dilanjut dengan tahap debat semi terbuka. 

"Kita berhatap PSI dapat menghadirkan calon wali kota yang berbobot bagi Kota Tangsel," pungkasnya.(RMI/HRU)

OPINI
Menakar Tuan Baru Mesin Birokrasi

Menakar Tuan Baru Mesin Birokrasi

Jumat, 18 September 2026 | 20:40

Pergantian pimpinan di kementerian keuangan selalu menjadi diskursus publik yang sangat didominasi oleh analisis terkait stabilitas ekonomi makro dan fluktuasi pasar modal.

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill