Menakar Tuan Baru Mesin Birokrasi
Jumat, 18 September 2026 | 20:40
Pergantian pimpinan di kementerian keuangan selalu menjadi diskursus publik yang sangat didominasi oleh analisis terkait stabilitas ekonomi makro dan fluktuasi pasar modal.
TANGERANGNEWS.com-Ketua Dewan Pimpinan Daerah Partai Solidaritas Indonesia (DPD PSI) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Andreas menyebut bahwa konvensi Bakal Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tangsel yang digelar menjadi upaya partainya dalam mencegah korupsi.
Menurutnya, kasus korupsi yang selama ini kerap membelenggu kepala daerah terus terjadi, karena proses pencalonan mereka dilakukan dalam ruang-ruang gelap dan melibatkan mahar yang besar.
“PSI percaya akar permasalahan korupsi kepala daerah adalah proses rekrutmen parpol (partai politik) yang tertutup, eksklusif, dan nepotis,” terang Andreas di Kantor DPD PSI Tangsel, Ruko Cendana Residence, Serua, Ciputat, Tangsel, Jumat (20/12/2019).
Selain itu, dengan menggelar konvensi, partainya juga dapat mencari calon penerus pemimpin Kota Tangsel yang sesuai dengan visi misinya.
"Sesuai dengan semangat dan DNA partai, yakni anti korupsi dan anti intoleransi," terangnya.
Saat ini, PSI telah melanjutkan tahapan konvensi ke tahap selanjutnya. Terdapat 18 nama bakal calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota yang telah lolos dalam seleksi administrasi.
Selanjutnya, PSI akan menggelar tahap wawancara yang akan dilaksanakan pada 18-19 Januari mendatang, dan dilanjut dengan tahap debat semi terbuka.
"Kita berhatap PSI dapat menghadirkan calon wali kota yang berbobot bagi Kota Tangsel," pungkasnya.(RMI/HRU)
Pergantian pimpinan di kementerian keuangan selalu menjadi diskursus publik yang sangat didominasi oleh analisis terkait stabilitas ekonomi makro dan fluktuasi pasar modal.
TODAY TAGPenemuan kerangka manusia kembali menghebohkan warga di Kelurahan Kuta Bumi, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang.
PLN Group menjalin lima kolaborasi strategis dengan estimasi nilai mencapai Rp3,3 triliun dalam gelaran Electricity Connect 2026 di ICE BSD City, Selasa 22 September 2026.
Penerapan Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD) di Kota Tangerang mulai menunjukkan dampak terhadap pengelolaan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Hal itu terlihat dari realisasi PAD Kota Tangerang Semester I 2026
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews