Connect With Us

Terendam Banjir, Ratusan Meteran Listrik di Pesona Serpong Rusak

Rachman Deniansyah | Jumat, 3 Januari 2020 | 18:59

Petugas PLN UP3 Serpong saat memeriksa Jaringan Listrik di kediaman warga yang terdampak banjir. (TangerangNews/2019 / Rachman Deniansyah)

 

 

TANGERANGNEWS.com-Aliran listrik ke perumahan Pesona Serpong di Kelurahan Kademangan, Kecamatan Setu, Tangerang Selatan, pascabanjir yang melanda tiga hari lalu masih padam.

Warga yang mulai kembali ke rumahnya masing-masing pun mengalami suasana gelap gulita saat malam hari.

Pemadaman tersebut dipicu kendala teknis, diantaranya ratusan meteran listrik di rumah warga rusak akibat terendam banjir.

Kepada TangerangNews, Bidang Transaksi Energi Perusahaan Listrik Negara (PLN) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Serpong Dilla menjelaskan, hal itu terjadi karena adanya masalah saat gardu listrik coba dinyalakan saat banjir telah surut.

"Saat kemarin kami mencoba untuk menyalakan, itu ada masalah, korslet. Bahkan (gardu) sempat meledak," ujarnya dilokasi, Jumat (3/1/2020).

Tenyata, pemicu hal tersebut adalah rusaknya ratusan meteran listrik di rumah warga. PLN UP3 Serpong pun kemudian bergerak cepat. Pihaknya langsung mengganti seluruh meteran listrik bermasalah. 

Dituturkan Dilla, berdasarkan data yang ada, di perumahan Pesona Serpong, sebanyak 203 meteran listrik harus diganti.

"Kami terjunkan sekitar 40 personel dari PLN untuk penggantian ini," imbuhnya. 

Ia menargetkan, instalasi harus selesai dalam satu hari ini. Sebab menurutnya, listrik merupakan hal yang sangat diperlukan oleh warga terdampak banjir ini. 

"Target rampung hari ini. Petugas juga ngecek satu persatu, mana yang pascabayar mana yang prabayar, mana meteran lama, mana meteran baru. Itu kendalanya. Yang terpenting harus masuk ke data sistem, kalau enggak masuk ke sistem, warga enggak bisa beli token nantinya," terangnya.

Yeti warga setempat mengatakan, akibat padamnya listrik, ia mengalami beragam kesulitan, sebab listrik adalah kebutuhan pokok.

"Ya listrik kalau sudah nyala kan semuanya enak. Air bisa nyala. Untuk komunikasi, telepon genggam bisa kita pakai. Karena selama ini, itulah kendala kita," singkatnya.(RMI/HRU)

KOTA TANGERANG
Cari Informasi Keimigrasian Lebih Mudah, Warga Tangerang Bisa Akses Layanan SAPA Imigrasi

Cari Informasi Keimigrasian Lebih Mudah, Warga Tangerang Bisa Akses Layanan SAPA Imigrasi

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:28

Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Non TPI Tangerang terus memperkuat komitmennya dalam memberikan pelayanan publik yang profesional dan responsif.

KAB. TANGERANG
Bapenda Tangerang Sebut Aturan LSD Berpotensi Kurangi Pendapatan Daerah dari Properti dan Investasi

Bapenda Tangerang Sebut Aturan LSD Berpotensi Kurangi Pendapatan Daerah dari Properti dan Investasi

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:14

Regulasi lahan sawah dilindungi (LSD) dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 4 Tahun 2026 berpotensi memengaruhi pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Tangerang pada 2027 mendatang.

BANDARA
Jadi Pintu Gerbang Indonesia, Menteri Pendidikan Sayangkan Tulisan Bahasa Inggris Dominan di Bandara Soekarno-Hatta

Jadi Pintu Gerbang Indonesia, Menteri Pendidikan Sayangkan Tulisan Bahasa Inggris Dominan di Bandara Soekarno-Hatta

Kamis, 29 Oktober 2026 | 20:58

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti menyinggung penggunaan bahasa Indonesia di ruang publik yang dinilainya masih kalah dominan dibandingkan bahasa Inggris.

AYO! TANGERANG CERDAS
Kampus Baru BINUS ASO di BSD, Mahasiswa Kembangkan Robot AI dan Tangan Prostetik

Kampus Baru BINUS ASO di BSD, Mahasiswa Kembangkan Robot AI dan Tangan Prostetik

Senin, 19 Oktober 2026 | 18:28

BINUS ASO School of Engineering resmi membuka kampus baru di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) D-HUB BSD, Kabupaten Tangerang.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill