Connect With Us

Usai Banjir, Warga Pesona Serpong Butuh Fasilitas MCK

Rachman Deniansyah | Jumat, 3 Januari 2020 | 21:33

Asisten Daerah (Asda) 1 Rahmat Salam saat bersama para korban banjir di Perumahan Pesona Serpong, Kademangan, Setu, Tangerang Selatan. (TangerangNews/2019 / Rachman Deniansyah)

 

TANGERANGNEWS.com-Meski banjir telah surut, namun warga di Perumahan Pesona Serpong, Kademangan, Setu, Tangerang Selatan, masih dilanda kesulitan. Padamnya aliran listrik berdampak air tidak mengalir.

Hal itu menyebabkan tidak tersedianya air bersih, bahkan mereka kebingungan karena kesulitan air untuk keperluan mandi, cuci dan kakus (MCK).

Hal itu disampaikan Sekretaris Rukun Warga (RW) setempat, Geri Purwanto. Bahkan, kata dia, untuk sekedar buang air, dirinya rela mengeluarkan biaya lebih banyak.

"Ya misalnya kalau BAB (buang air besar) saja, kita terpaksa pakai air mineral. Ya emang lebih mahal, tapi bagaimana," ucap Geri, Jum'at (3/1/2020).

Menurutnya, saat ini yang diperlukan adalah fasilitas MCK, berupa toilet portable. Ia menyebut, telah menyampaikan ke dinas terkait. 

"Katanya, fasilitas MCK-nya sudah ada, tapi belum ada pembuangannya. Makanya enggak dikirim," tuturnya.

Dikonfirmasi TangerangNews, Asisten Daerah (Asda) 1 Kota Tangsel Rahmat Salam menanggapi permintaan warga tersebut. Ia mengatakan, kebutuhan fasilitas MCK itu telah didiskusikan. 

"Tadi sudah kita diskusikan dengan Pak Camat, besok kita carikan solusinya," katanya. 

Ia menuturkan, untuk permasalahan ini nantinya akan ditugaskan kepada tiga Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait. 

"Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Dinas Sosial (Dinsos), dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). Besok saya akan minta kepada mereka untuk mengadakan toilet portable itu," tuturnya. 

Paling tidak, kata dia, dengan adanya fasilitas itu, pihaknya dapat membantu untuk mengurangi penderitaan warga yang terdampak banjir. 

"Insyaallah akan kita perjuangkan besok. Nanti Pak Camat yang akan menindaklanjuti bersama tiga OPD itu," pungkasnya.(RMI/HRU)

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

BANTEN
Paguyuban Tionghoa Banten Jajaki Kerja Sama Percepatan Sertifikasi Halal Bersama PHRI

Paguyuban Tionghoa Banten Jajaki Kerja Sama Percepatan Sertifikasi Halal Bersama PHRI

Senin, 21 September 2026 | 21:21

Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Provinsi Banten menjajaki kerja sama dengan Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) untuk mendorong percepatan sertifikasi halal bagi anggota yang bergerak di bidang usaha kuliner.

SPORT
Siap-siap! PLN Mobile Jawara Run 2026 Ajak Runners Lari Bareng di Serang Banten, Rutenya 5 Kilometer

Siap-siap! PLN Mobile Jawara Run 2026 Ajak Runners Lari Bareng di Serang Banten, Rutenya 5 Kilometer

Senin, 21 September 2026 | 17:38

PLN Mobile Jawara Run 2026 kembali digelar di Provinsi Banten. Setelah berlangsung pada 2025, ajang lari ini akan kembali mengajak ribuan peserta berolahraga sekaligus membawa pesan tentang gaya hidup sehat

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill