Connect With Us

Puluhan Kali Donor Darah di Tangsel, Penyandang Disabilitas: Keterbatasan Bukan Alasan

Rachman Deniansyah | Rabu, 8 Januari 2020 | 13:20

Kegiatan Donor darah di Kantor Unit Donor Darah Palang Merah Indonesia Kota Tangsel. (TangerangNews/2019 / Rachman Deniansyah)

 

TANGERANGNEWS.com-Keterbatasan fisik yang dialami Sena Rusli, 27, tidak menjadi halangan baginya untuk menolong sesama manusia.

Penyandang disabilitas asal Kelurahan Buaran, Kecamatan Setu, Tangerang Selatan ini, rutin mendonorkan darahnya di Kantor Unit Donor Darah Palang Merah Indonesia (UDD PMI) Kota Tangsel yang terletak di Jalan Cindekia, Rawa Buntu, Serpong.

Pada hari ini saja, Rabu (8/1/2020), ia telah mendonorkan darah untuk yang ke-37 kalinya.

"Ya memang saya rutin, terlebih ini kan juga baik untuk kesehatan," kata Sena sembari mendonorkan darahnya.

Kegiatan Donor darah di Kantor Unit Donor Darah Palang Merah Indonesia Kota Tangsel.

Selain alasan kesehatan, donor darah itu juga ia lakukan karena alasan sosial.

"Ya donor-donor saja. Bukan masalah normal atau tidak normal.  Karena ini bicara soal perbuatan sosial seseorang," terangnya. 

Sebab, kata dia, setetes darah saja sangat mampu membantu seseorang yang membutuhkan. 

"Jadi enggak ada alasan dan enggak ada batasan. Bagi siapa saja untuk mendonorkan darahnya. Saya senang seperti ini, jadi ibaratnya, saya bisa membantu orang yang membutuhkan walau hanya dengan setetes darah yang saya miliki. Karena satu tetes darah sangat berarti," jelasnya. 

Menanggapi hal itu, Kepala UDD PMI Kota Tangsel Suhara Manullang sangat mengapresiasi niat tulus Sena. 

"Ya, tentu ini sangat memotivasi. Benar, bahwasanya setetes darah itu sangat berarti," ucapnya di lokasi yang sama. 

Ia berharap, keteguhan hati atas hal yang dilakukan Sena ini mampu membuat warga Tangsel lebih rutin lagi mendonorkan darah.

"Dengan itu, kami bisa menyalurkan darah lebih banyak lagi. Artinya, lebih banyak juga orang-orang yang dapat kita bantu," pungkasnya.(RAZ/HRU)

KOTA TANGERANG
Jawab Kebutuhan Listrik Besar untuk AI dan Pusat Data, Wärtsilä Unjuk Teknologi Pembangkit Modular di Enlit Asia ICE BSD

Jawab Kebutuhan Listrik Besar untuk AI dan Pusat Data, Wärtsilä Unjuk Teknologi Pembangkit Modular di Enlit Asia ICE BSD

Rabu, 23 September 2026 | 19:38

Indonesia kini memasuki fase baru dalam transisi energi yang didorong oleh pesatnya ekspansi energi terbarukan serta peningkatan permintaan listrik dari sektor industrialisasi, elektrifikasi, dan perkembangan pusat data berbasis kecerdasan buatan

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

AYO! TANGERANG CERDAS
Open Day Syafana Islamic School Banjir Orangtua, Hampir 1.000 Calon Siswa Sudah Daftar

Open Day Syafana Islamic School Banjir Orangtua, Hampir 1.000 Calon Siswa Sudah Daftar

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 23:53

Antusiasme orangtua untuk menyekolahkan anaknya di Syafana Islamic School terbilang tinggi. Hingga Open Day tahun ajaran 2027-2028 digelar, hampir 1.000 calon siswa telah mendaftarkan diri secara online.

BANTEN
Daratan Seluas 30,3 Hektare Muncul di Sekitar Anak Krakatau, Bukan “Cucu” Krakatau

Daratan Seluas 30,3 Hektare Muncul di Sekitar Anak Krakatau, Bukan “Cucu” Krakatau

Rabu, 23 September 2026 | 19:21

Daratan baru seluas sekitar 30,3 hektare muncul di antara Pulau Gunung Anak Krakatau dan Pulau Sertung, Lampung Selatan. Kemunculan daratan tersebut berasal dari material vulkanik yang terakumulasi selama aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau (GAK).

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill