Dekati Kawasan Hunian, COURTS Buka Gerai One-Stop Shopping di Bintaro Xchange
Sabtu, 24 Januari 2026 | 23:40
Warga urban Jakarta dan sekitarnya tidak lagi harus menembus macet menuju pusat kota, untuk belanja kebutuhan perlengkapan rumah tangga.
TANGERANGNEWS.com-Keterbatasan fisik yang dialami Sena Rusli, 27, tidak menjadi halangan baginya untuk menolong sesama manusia.
Penyandang disabilitas asal Kelurahan Buaran, Kecamatan Setu, Tangerang Selatan ini, rutin mendonorkan darahnya di Kantor Unit Donor Darah Palang Merah Indonesia (UDD PMI) Kota Tangsel yang terletak di Jalan Cindekia, Rawa Buntu, Serpong.
Pada hari ini saja, Rabu (8/1/2020), ia telah mendonorkan darah untuk yang ke-37 kalinya.
"Ya memang saya rutin, terlebih ini kan juga baik untuk kesehatan," kata Sena sembari mendonorkan darahnya.

Selain alasan kesehatan, donor darah itu juga ia lakukan karena alasan sosial.
"Ya donor-donor saja. Bukan masalah normal atau tidak normal. Karena ini bicara soal perbuatan sosial seseorang," terangnya.
Sebab, kata dia, setetes darah saja sangat mampu membantu seseorang yang membutuhkan.
"Jadi enggak ada alasan dan enggak ada batasan. Bagi siapa saja untuk mendonorkan darahnya. Saya senang seperti ini, jadi ibaratnya, saya bisa membantu orang yang membutuhkan walau hanya dengan setetes darah yang saya miliki. Karena satu tetes darah sangat berarti," jelasnya.
Menanggapi hal itu, Kepala UDD PMI Kota Tangsel Suhara Manullang sangat mengapresiasi niat tulus Sena.
"Ya, tentu ini sangat memotivasi. Benar, bahwasanya setetes darah itu sangat berarti," ucapnya di lokasi yang sama.
Ia berharap, keteguhan hati atas hal yang dilakukan Sena ini mampu membuat warga Tangsel lebih rutin lagi mendonorkan darah.
"Dengan itu, kami bisa menyalurkan darah lebih banyak lagi. Artinya, lebih banyak juga orang-orang yang dapat kita bantu," pungkasnya.(RAZ/HRU)
Warga urban Jakarta dan sekitarnya tidak lagi harus menembus macet menuju pusat kota, untuk belanja kebutuhan perlengkapan rumah tangga.
TODAY TAGDinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Tangerang membuka layanan khusus bagi warga yang dokumen kependudukannya mengalami kerusakan atau hilang akibat musibah banjir.
Persita Tangerang langsung mengalihkan fokus ke laga berikutnya setelah bermain imbang 1-1 melawan Bhayangkara Presisi Lampung FC.
Tugu titik nol Kabupaten Tangerang yang sempat menjadi kontroversi lantaran memakan anggaran sebesar Rp2,3 miliar kini sudah mulai beroperasi dan dipergunakan sebagai taman literasi digital untuk masyarakat.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews