Connect With Us

74 Sukarelawan PMI Kota Tangerang Diganjar Penghargaan Donor Darah

Achmad Irfan Fauzi | Senin, 2 Desember 2019 | 21:12

74 pendonor darah PMI Kota Tangerang menerima penghargaan donor darah. (TangerangNews/2019 / Achmad Irfan Fauzi)

 

TANGERANGNEWS.com—PMI Provinsi Banten memberikan penghargaan kepada 74 pendonor darah sukarela PMI Kota Tangerang karena konsistensinya mendonorkan darah.

Penghargaan yang ditandatangani Ketua Umum PMI Jusuf Kalla ini diserahkan Sekertaris PMI Provinsi Banten Rahmat Fitriadi kepada para penerima penghargaan di Pusdiklat PMI Provinsi Banten, Senin (2/12/2019).

Pendonor yang menerima penghargaan, Paulus Wijaya mengungkapkan, bila ia telah mendonorkan darahnya sejak berusia 22 tahun.

"Jujur, peduli terhadap sesama jauh lebih berharga dibanding piagam," ungkapnya.

Pria yang kini berusia 55 tahun ini rela mendonorkan darahnya secara sukarela karena peduli terhadap terhadap sesama.

"Saya juga tidak pernah pantang untuk makan apa saja, tidak takut untuk kolestrol dan yang lainnya, demi menolong sesama," ucapnya.

Baca Juga :

Kepala Biro Humas PMI Kota Tangerang Ade Kurniawan menyampaikan terima kasih kepada para relawan donor darah yang selalu menyumbangsihkan darahnya demi membantu masyarakat.

"Kami sangat mengapresiasi," ucapnya.

Menurut Ade, 74 penerima penghargaan itu merupakan relawan donor darah PMI Kota Tangerang. Mereka telah puluhan tahun konsisten mendonorkan darahnya hingga rata-rata 50 sampai 100 kali.

"Nanti untuk para pendonor yang sudah 100 kali akan mendapatkan penghargaan Satya Lancana Kebaktian Sosial dari Kemensos yang rencananya diberikan langsung oleh Presiden RI dalam waktu dekat," pungkasnya.(RMI/HRU)

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

KAB. TANGERANG
Swiss-Belhotel Serpong Gandeng Datik Batik, Buka Peluang UMKM Kenalkan Karya ke Publik

Swiss-Belhotel Serpong Gandeng Datik Batik, Buka Peluang UMKM Kenalkan Karya ke Publik

Jumat, 16 Oktober 2026 | 10:22

Swiss-Belhotel Serpong dan Swiss-Belcourt Serpong berkolaborasi dengan Datik Batik menggelar kegiatan peringatan Hari Batik Nasional pada Kamis, 15 Oktober 2026.

PROPERTI
Show Unit Allurea Type E Asthara Skyfront City Dibangun, Ini Keunggulannya

Show Unit Allurea Type E Asthara Skyfront City Dibangun, Ini Keunggulannya

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:06

Calon pembeli rumah kini bisa melihat langsung hunian Allurea Type E di Asthara Skyfront City.

BANTEN
Bayi Sulit Menyusu Belum Tentu Tongue Tie, Ini Penjelasan Dokter 

Bayi Sulit Menyusu Belum Tentu Tongue Tie, Ini Penjelasan Dokter 

Jumat, 16 Oktober 2026 | 10:36

Bayi yang kesulitan menyusu memang kerap membuat orang tua khawatir, terlebih ketika muncul dugaan tongue tie atau kondisi yang membatasi gerakan lidah.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill