Tak Maksimal Sumbang PAD, Wisata Kabupaten Tangerang Terkendala Regulasi dan Lahan
Selasa, 6 Oktober 2026 | 19:40
Potensi pariwisata di Kabupaten Tangerang belum memberikan kontribusi maksimal terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).
TANGERANGNEWS.com-Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Tangerang Selatan telah memeriksa empat bakal calon (bacalon) Wali Kota Tangsel yang diduga masih berstatus ASN dan TNI/Polri di Kantor Bawaslu, Jalan Alamanda, Serpong, Tangsel, Senin (27/1/2020).
Empat bakal calon itu, diantaranya Siti Nur Azizah yang diketahui bekerja di Kementerian Agama, Beben Nurpadhilah yang masih aktif sebagai anggota TNI, Tommy Patria yang masih menjabat sebagai Lurah Cipayung, dan Muhamad yang masih menjabat sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Tangsel.
Dari hasil pemeriksaan itu, Ketua Bawaslu Kota Tangsel mengatakan, hanya ada satu nama yang dapat membuktikan bahwa dirinya telah berhenti dari status ASN, yaitu Siti Nur Azizah.
Pengunduran diri Azizah itu, kata Acep, dibuktikan dengan surat keputusan dari Menteri Agama Republik Indonesia.
"Menyerahkan surat bahwa dia sudah berhenti secara hormat atas permintaan sendiri sebagai Pegawai Negeri Sipil, per tanggal 1 Desember 2019," ucap Acep di kantornya.
Sedangkan, kata Acep, ketiga bacalon lainnya belum mengundurkan diri sebagai ASN dan aparat TNI/Polri.
Acep menerangkan, untuk ketiga bacalon lainnya itu, ia pun melontarkan sejumlah pertanyaan, terkait statusnya sebagai ASN.
"Saya ingin memastikan kalau mereka ketika daftar (bacalon Wali Kota) memberitahukan ke pimpinannya atau enggak," tuturnya.
Sebab, kata Acep, bacalon yang masih berstatus ASN atau aparat TNI/Polri, harus mendapatkan izin dari pimpinannya terlebih dahulu, sebelum mendaftar atau menghadiri kegiatan partai politik.
Acep menyebut, ketika ditanya, ketiga bacalon itu mengaku bahwa telah mendapat izin dari pimpinannya, meski secara lisan.
Acep melanjutkan, hasil dari pemeriksaan ini, nantinya akan dirangkum dan dibahas bersama komisioner Bawaslu lainnya.
"Nanti kita pleno dulu, seperti apa, setelah ini baru kita sampaikan ke komisi ASN. Jika ada pelanggaran, komisi ASN yang menindak," terangnya.
Sementara itu, juru bicara Siti Nur Azizah, Denny Charter menyatakan bahwa mundurnya Azizah dari statusnya sebagai ASN merupakan suatu bentuk keseriusannya untuk dalam berkontestasi di Pilkada Tangsel 2020.
"Pemimpin harus punya visi atau visioner, ini menunjukan kelas calon pemimpin, artinya Bu Azizah yakin dengan masa depannya dan tidak takut dengan masa depannya. Serta ingin bertarung secara jujur di Pilkada nantinya," terang Denny yang mewakili Azizah saat datang ke Kantor Bawaslu Tangsel.
Sementara itu, Sekda Tangsel Muhamad mengatakan, ia baru akan mengundurkan diri sebagai ASN ketika dirinya mendapatkan rekomendasi partai.
"Ya kan ini belum tau apakah partai berikan rekomendasi atau tidak, belum tahu. Belum ada yang tahu," ucap Muhamad di Kantor Bawaslu.
Sebab kata dia, menurut Bawaslu, pengunduran diri itu wajib jika sudah ada penetapan pasangan calon.
"Jadi setelah ditetapkan sebagai pasangan calon, pasti (mundur). Kalau masih daftar kan belum tentu lanjut. Kalau sudah ditetapkan kan ada kepastian, ya mundur," pungkasnya. (RMI/RAC)
Potensi pariwisata di Kabupaten Tangerang belum memberikan kontribusi maksimal terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).
TODAY TAGPemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) terus melengkapi aplikasi Tangsel One dengan berbagai layanan.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana gempa bumi, khususnya ancaman gempa dahsyat dari zona Megathrust.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews