Camat Jatiuwung Ajak 6 Perusahaan Bedah 4 Rumah Warga Senilai Rp 200 Juta
Jumat, 9 Oktober 2026 | 21:12
Percepatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat membutuhkan keterlibatan banyak pihak.
TANGERANGNEWS.com-Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mulai membuka pendaftaran untuk Panitia Pengawas Pemilu Kecamatan (Panwascam) yang akan ditugaskan pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Tangsel 2020 mendatang.
Ketua Bawaslu Kota Tangsel Muhamad Acep menuturkan, pendaftaran telah dibuka sejak 27 November 2019 hingga 3 Desember 2019 mendatang.
"Mudah-mudaban targetnya tercapai, sehingga nanti sebelum tanggal 25 Desember sudah dilakukan pelantikan Panwascam," ujar Acep saat menggelar jumpa media di Bukit Pleayangan Resto, Jalan Cilenggang, Serpong, Tangsel, Jumat (29/11/2019).
BACA JUGA:
Dijelaskan Acep, target itu ditetapkan berdasarkan peraturan baru dari Bawaslu RI.
"Ketika rekruitmen Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), Panwascam harus sudah terbentuk. Sehingga bisa melakukan pengawasan dalam rekruitmen PPK nantinya," terangnya.
Acep mengatakan, dalam pendaftaran itu, pihaknya tak menentukan syarat khusus.
"Kalau spesifikasi, usia 25 tahun kemudian KTP Tangsel, dan ijazah SMA. Sedangkan maksimal usia bebas," tuturnya.
Selain itu, kata Acep, para calon Panwascam minimal harus mengetahui soal kepemiluan.
"Karena sistem penerimaan Panwascam hari ini berbeda dengan tahun lalu. Kita pakai sistem CAT, yaitu Computer assisted Test," imbuhnya.
Sementara, lanjut Acep, pihaknya menyediakan kuota untuk setiap kecamatan sebanyak tiga orang.
Di hari ketiga, tercatat 32 orang telah mendaftarkan diri untuk menjadi pengawas Pilkada Tangsel tersebut.(MRI/RGI)
Percepatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat membutuhkan keterlibatan banyak pihak.
TODAY TAGKawasan perkotaan memiliki permintaan kuliner yang tinggi karena mobilitas dan gaya hidup penghuninya yang sibuk. Misalnya, area padat seperti Tangerang membuka peluang bagi beragam konsep makanan.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
Memasuki usianya yang ke-39 di industri properti Tanah Air, LippoLand terus memperluas perannya dari pengembang kawasan menjadi property enabler.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews