Libur Nataru 2026, Pengunjung Water World Cikupa Membludak Dua Kali Lipat
Minggu, 4 Januari 2026 | 20:15
Jika menikmati momen libur tahun baru 2026 di Tangerang, tak lengkap rasanya jika tidak berkunjung ke kolam renang Water World.
TANGERANGNEWS.com-Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mulai membuka pendaftaran untuk Panitia Pengawas Pemilu Kecamatan (Panwascam) yang akan ditugaskan pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Tangsel 2020 mendatang.
Ketua Bawaslu Kota Tangsel Muhamad Acep menuturkan, pendaftaran telah dibuka sejak 27 November 2019 hingga 3 Desember 2019 mendatang.
"Mudah-mudaban targetnya tercapai, sehingga nanti sebelum tanggal 25 Desember sudah dilakukan pelantikan Panwascam," ujar Acep saat menggelar jumpa media di Bukit Pleayangan Resto, Jalan Cilenggang, Serpong, Tangsel, Jumat (29/11/2019).
BACA JUGA:
Dijelaskan Acep, target itu ditetapkan berdasarkan peraturan baru dari Bawaslu RI.
"Ketika rekruitmen Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), Panwascam harus sudah terbentuk. Sehingga bisa melakukan pengawasan dalam rekruitmen PPK nantinya," terangnya.
Acep mengatakan, dalam pendaftaran itu, pihaknya tak menentukan syarat khusus.
"Kalau spesifikasi, usia 25 tahun kemudian KTP Tangsel, dan ijazah SMA. Sedangkan maksimal usia bebas," tuturnya.
Selain itu, kata Acep, para calon Panwascam minimal harus mengetahui soal kepemiluan.
"Karena sistem penerimaan Panwascam hari ini berbeda dengan tahun lalu. Kita pakai sistem CAT, yaitu Computer assisted Test," imbuhnya.
Sementara, lanjut Acep, pihaknya menyediakan kuota untuk setiap kecamatan sebanyak tiga orang.
Di hari ketiga, tercatat 32 orang telah mendaftarkan diri untuk menjadi pengawas Pilkada Tangsel tersebut.(MRI/RGI)
Jika menikmati momen libur tahun baru 2026 di Tangerang, tak lengkap rasanya jika tidak berkunjung ke kolam renang Water World.
TODAY TAGBagi pengendara yang menuju Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) melewati ruas Jalan Tol Prof. DR. IR. Soedijatmo (Sedyatmo), harap perhatikan saldo kartu elektronik Anda.
Namun, pertanyaan mendasarnya adalah: apakah memusnahkan ribuan botol miras cukup untuk menyelesaikan persoalan? Ataukah langkah ini justru berisiko menjadi rutinitas seremonial tahunan tanpa menyentuh akar masalah?
Sebanyak 115 rumah di Desa Pasir Ampo, Kecamatan Kresek, Kabupaten Tangerang, terendam banjir setinggi 60 hingga 100 sentimeter sejak Sabtu 3 Januari 2026. Selain permukiman, luapan air juga menenggelamkan sedikitnya 35 hektare sawah
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews