Connect With Us

Perampok Minimarket di Bencongan Kelapa Dua Didor Polisi

Rachman Deniansyah | Jumat, 31 Januari 2020 | 19:08

Kapolres Tangsel AKBP Ferdy Irawan, Kasat Reskrim Polres Tangsel AKP Muharram Wibisono, dan Kapolsek Kelapa Dua AKP Supriyanto, beserta jajarannya saat menunjukkan barang bukti hasil kejahatan perampokan. (@TangerangNews / Rachman Deniansyah)

TANGERANGNEWS.com-Satu dari lima perampok minimarket Indomaret di Jalan Tembaga Raya No. 44, Bencongan, Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, Selasa (14/1/2020) lalu dibekuk unit Reskrim Polsek Kelapa Dua. Satu dari lima pelaku bahkan kakinya ditembus timah panas petugas.

Kelima tersangka yang diantaranya N, F, DD, S, dan M itu, beraksi dengan menggunakan masker, dan sebilah senjata tajam untuk menakuti-nakuti penjaga minimarket tersebut. 

Kapolres Tangsel AKBP Ferdy Irawan menerangkan, penangkapan berawal saat adanya laporan atas perampokan tersebut. 

Menurut keterangan saksi, kata Ferdy, aksi perampokan itu beraksi ketika minimarket hendak ditutup, sekitar pukul 22.00 WIB.

"Saat penjaga minimarket sedang merapihkan laporan keuangan hasil penjualan pendapatan minimarketnya, saat itulah para tersangka datang dengan mengenakan masker dan menodongkan celurit dan golok," kata Ferdy di Mapolsek Kelapa Dua, Jalan Boulevard Raya Gading Serpong, Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, Jumat (31/1/2020) sore.

Ferdy menuturkan, todongan senjata itu pun lantas membuat penjaga toko tersebut ketakutan dan langsung menyerahkan uang dan barang berharganya. 

Kapolres Tangsel AKBP Ferdy Irawan, Kasat Reskrim Polres Tangsel AKP Muharram Wibisono, dan Kapolsek Kelapa Dua AKP Supriyanto, beserta jajarannya saat menunjukkan barang bukti hasil kejahatan perampokan.

"Diberikan uang yang ada di kasir sebesar lebih dari Rp10 juta, berikut handphone miliknya (kasir) itu. Kemudian pelaku pun langsung meninggalkan lokasi," paparnya. 

Mendengar laporan tersebut, jajaran Reskrim Polsek Kelapa Dua pun langsung melakukan penyelidikan, hingga akhirnya mendapatkan lima orang sebagai tersangka, dan dua orang lainnya berhasil melarikan diri. 

"Jadi ada dua yang sampai sekarang DPO, keduanya berinisial DY sebagai kapten,  dan DI," imbuhnya. 

Dari kelima tersangka itu, terlihat satu tersangka berinisial M, harus jalan dengan kaki pincang karena timah panas petugas yang menembus kaki kanannya. 

"Saat dilakukan penangkapan, tersangka berinisial M melakukan perlawanan hingga membahayakan aparat kepolisian. Maka kami lakukan tindakan tegas terukur kepadanya," tutur Ferdy. 

Hingga kini, lamjut Ferdy, pihaknya masih melakukan penyelidikan dan pendalaman. Kelima tersangka  diancam dengan kurungan penjara maksimal 12 tahun penjara. 

"Kita sangkakan tersangka dengan Pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan, dengan ancaman maksimal 12 tahun penjara," pungkasnya. (RMI/RAC)

TEKNO
Pelanggan Telkomsel di Jabotabek-Jabar Bisa Nobar Piala Dunia Cuma Modal Paket Rp25 Ribu

Pelanggan Telkomsel di Jabotabek-Jabar Bisa Nobar Piala Dunia Cuma Modal Paket Rp25 Ribu

Minggu, 14 Juni 2026 | 19:05

Menyambut momentum Piala Dunia 2026, Telkomsel bersama TVRI menghadirkan ‘Bola Gembira MAXStream TV’ sebagai solusi agar masyarakat Indonesia di berbagai wilayah, tetap dapat menikmati setiap pertandingan secara lebih fleksibel.

KOTA TANGERANG
Sky Bridge Penghubung Stasiun Batuceper-Terminal Poris Plawad Bakal Dibangun 2027

Sky Bridge Penghubung Stasiun Batuceper-Terminal Poris Plawad Bakal Dibangun 2027

Senin, 15 Juni 2026 | 17:25

Pembangunan jembatan penyeberangan layang (Sky Bridge) yang akan menghubungkan langsung Stasiun Batuceper dengan Terminal Poris Plawad, Kota Tangerang ditargetkan mulai realisasi tahun 2027.

BANTEN
Start dari Cilegon, 30 Motor Listrik Buktikan Mampu Tempuh Rute Sejauh 1.200 Km ke Bali 

Start dari Cilegon, 30 Motor Listrik Buktikan Mampu Tempuh Rute Sejauh 1.200 Km ke Bali 

Senin, 15 Juni 2026 | 11:19

Sebanyak 30 pengendara motor listrik memulai perjalanan lintas pulau sejauh sekitar 1.200 kilometer dari Cilegon, Banten menuju Singaraja, Bali, Minggu, 14 Juni 2026.

OPINI
Pertamax Naik, Rakyat Kecil Ikut Tercekik

Pertamax Naik, Rakyat Kecil Ikut Tercekik

Senin, 15 Juni 2026 | 20:21

Kenaikan harga BBM jenis Pertamax seolah diposisikan sebagai bentuk keberpihakan pemerintah kepada rakyat kecil karena harga BBM bersubsidi tidak mengalami kenaikan. Sekilas, kebijakan ini tampak tidak membebani masyarakat berpenghasilan rendah.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill