Connect With Us

Minimarket di Kota Tangerang Kembali Disatroni Perampok Bersajam

Achmad Irfan Fauzi | Jumat, 6 Desember 2019 | 19:10

Rekaman CCTV Terlihat pelaku perampokan yang memakai topi menggasak sejumlah uang di Minimarket Kota Tangerang. (Istimewa / Istimewa)

 

TANGERANGNEWS.com-Minimarket di Kota Tangerang kembali disasar kawanan rampok. Kali ini terjadi di minimarket Alfamart di Jalan Halim Perdana Kusumah, Kelurahan Kebon Besar, Kecamatan Batuceper. Bahkan, komplotan ini bersenjata tajam.

Peristiwa itu terjadi pada Kamis (5/12/2019) sekitar pukul 03.30 WIB. Saat itu, minimarket dalam kondisi sepi pengunjung. Pelaku yang diperkirakan berjumlah dua orang kemudian masuk dengan berpura-pura sebagai pembeli. Aksinya ini terekam kamera pengintai (CCTV).

Kasubag Humas Polres Metro Tangerang Kompol Abdul Rachim membenarkan peristiwa perampokan tersebut. Menurutnya, perampokan itu dilaporkan oleh karyawan minimarket, Hendri Saputra, 24.

"Pada saat korban dengan teman kerjanya tengah di dalam toko,  tiba-tiba masuk dua orang membawa senjata tajam jenis samurai," ujarnya, Jumat (6/12/2019).

Dalam rekaman kamera pengintai, kedua pelaku yang mengenakan sweater hitam dan topi langsung mengarahkan samurai ke korban dan menggasak uang di dalam mesin kasir.

Baca Juga :

 

Aksi perampokan itu berlangsung singkat hanya sekitar satu menit.

"Selain membawa uang tunai Rp1,2 juta di laci kasir, pelaku juga membawa kabur handphone milik korban yang berada di atas meja kasir," katanya.

Akibat kejadian itu, kata Rachim, kerugian yang dialami korban dan pihak minimarket ditaksir Rp3,5 juta. Kasus tersebut kini sedang ditangani Polsek Batuceper.

"Pelaku sedang dikejar berbekal rekaman CCTV di dalam minimarket tersebut. Mudah-mudahan cepat dapat terungkap," pungkasnya. 

Sebelumnya, aksi perampokan juga terjadi di minimarket Indomaret di Jalan masjid, Kelurahan Sudimara Timur, Kecamatan Ciledug, Kota Tangerang pada Minggu (10/11/2019) sekira pukul 23.45 WIB. Tiga perampok bersenjata samurai, salah satunya menggunakan jaket ojek online menggasak uang Rp18 juta setelah sebelumnya menyekap dua karyawan minimarket. 

Sebulan pun berlalu. Komplotan perampok sadis itu masih berkeliaran ditengah masyarakat. Polsek Ciledug yang menangani kasus tersebut menyatakan masih memburu para penjahat yang beraksi di wilayah hukumnya.

"Mohon doanya semoga cepat terungkap," kata Kanit Reskrim Polsek Ciledug Ipda Irwan Kusuma.(RMI/HRU)

BISNIS
Atap Mal Ciputra Tangerang Dipasang 1.260 Panel Surya, Pangkas Kebutuhan Listrik Hingga 23 Persen

Atap Mal Ciputra Tangerang Dipasang 1.260 Panel Surya, Pangkas Kebutuhan Listrik Hingga 23 Persen

Jumat, 31 Juli 2026 | 16:34

Ciputra Group melakukan langkah besar dalam transisi energi hijau dengan mengoperasikan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Atap di salah satu pusat perbelanjaan unggulannya, Mall Ciputra Tangerang.

AYO! TANGERANG CERDAS
7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

Selasa, 28 Juli 2026 | 14:04

Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.

SPORT
Cari Bibit Unggul Sepak Bola di Tangerang, 48 Tim Bakal Berlaga dalam Rajawali Junior League 2026

Cari Bibit Unggul Sepak Bola di Tangerang, 48 Tim Bakal Berlaga dalam Rajawali Junior League 2026

Senin, 3 Agustus 2026 | 22:17

Ajang kompetisi sepak bola usia dini bertajuk Rajawali Junior League (RJL) 2026 siap digulirkan oleh RTV pada 29–30 Agustus 2026 di Sport Center Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang.

TANGSEL
Cegah ASN Lakukan Fraud, Pemkot Tangsel Perkuat Transparansi Lewat NGORBIT

Cegah ASN Lakukan Fraud, Pemkot Tangsel Perkuat Transparansi Lewat NGORBIT

Senin, 3 Agustus 2026 | 18:30

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) memperketat pengawasan internal dan tata kelola birokrasi guna mencegah potensi kecurangan (fraud) di kalangan aparatur sipil negara (ASN).

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill