Connect With Us

Gunakan Kebaya, Kartini Milenial Bagikan Makanan Gratis di Tangsel

Rachman Deniansyah | Selasa, 21 April 2020 | 20:58

Dua pemudi berkebaya saat membagikan makanan gratis di dapur umum COVID-19 perumahan Sinar Pamulang, Tangerang Selatan, Selasa (21/4/2020). (@TangerangNews / Rachman Deniansyah)

TANGERANGNEWS.com-Beragam cara diekspresikan kaum milenial untuk mengenang sosok Raden Ajeng Kartini. Seperti membagikan makanan gratis kepada pengemudi ojek daring di Tangsel.

Mengenakan kostum kebaya, relawan di dapur umum COVID-19 Perumahan Sinar Pamulang itu, membuat peringatan Hari Kartini pun sangat bermakna di tengah pandemi virus Corona yang saat ini sedang melanda.

Citra, salah seorang relawan dapur umum tersebut mengatakan, cara tersebut dilakukan dalam rangka memperingati dan meneladani kiprah serta jasa-jasa Raden Ajeng Kartini. 

"Kartini sendiri kan sudah berjuang dalam menyetarakan derajat wanita dengan laki-laki, jadi kita mengenakan atribut kebaya ini untuk menghormati jasa perjuangannya," kata Citra di dapur umum COVID-19 Perumahan Sinar Pamulang, Tangsel, Selasa (21/4/2010).

Meski di bawah terik matahari, namun tak menyurutkan kaum milenial itu untuk berbagi kepada masyarakat yang terdampak atas COVID-19 ini.

"Sebenarnya sih gerah. Cuma untuk mengenang Raden Ajeng Kartini, ya enggak apa-apa. Juga lebih semangat ingin membantu sesama," tambah Nadira, pemudi berkebaya lainnya. 

Sementara itu, Wakil Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie  yang turut hadir dalam pembagian makanan gratis tersebut menyampaikan bahwa aksi bantuan sosial ini patut dicontoh. Mengingat dampak COVID-19 membuat sebagian warga kesulitan secara ekonomi. 

"Karena virus Corona ini sudah berdampak ekonomi, orang sekarang kesulitan. Beberapa kelompok tertentu, kesulitan mendapatkan pasoka pangannya," tutur Benyamin di lokasi. 

Menurutnya, contoh kebersamaan dan gotong royong seperti yang ditunjukkan kaum Milenial saat ini sangat diperlukan, khususnya dalam pencegahan dan penangan COVID-19.

"Karena ini persoalan nyawa, ini bukan lagi persoalan tugas pemerintah, tugas Pak RW, ini persoalan kita semua. Diperlukan kesadaran masyarakat. Yang bisa bantu tenaga, yang bisa bantu pikiran, silahkan (bantu)," tambahnya. (RMI/RAC)

TEKNO
Fundamental dan Teknikal Solana di Akhir Tahun 2026

Fundamental dan Teknikal Solana di Akhir Tahun 2026

Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:16

Solana memasuki akhir 2026 dengan sejumlah katalis yang dapat menentukan arah harga SOL. Pertumbuhan ekosistem, aktivitas jaringan, pengembangan aplikasi terdesentralisasi, serta kondisi pasar kripto menjadi faktor fundamental yang perlu

PROPERTI
Hadapi Tantangan Backlog Perumahan, LippoLand Kembangkan Hunian Rp100 Jutaan

Hadapi Tantangan Backlog Perumahan, LippoLand Kembangkan Hunian Rp100 Jutaan

Jumat, 2 Oktober 2026 | 17:18

Memasuki usianya yang ke-39 di industri properti Tanah Air, LippoLand terus memperluas perannya dari pengembang kawasan menjadi property enabler.

AYO! TANGERANG CERDAS
Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Jumat, 25 September 2026 | 10:54

Rencana pemerintah menggratiskan biaya pendidikan negeri dari jenjang sekolah dasar hingga perguruan tinggi masih dalam tahap penyusunan.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill