KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan
Senin, 7 September 2026 | 15:29
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TANGERANGNEWS.com-Wakil Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie, pemberlakuan pembatasan sosial berskala besar setelah sepekan lebih belum berhasil. Karena angka kasus COVID-19 masih terus bertambah.
Menurut data terkini yang diperbarui Satuan Gugus Tugas COVID-19 melalui laman lawancovid19.tangerangselatankota.go.id pertanggal 27 April 2020, peningkatan jumlah kasus terjadi pada kasus orang dalam pemantauan (ODP) dan pasien dalam pengawasan (PDP).
Adapun, peningkatan tersebut terjadi sebanyak tujuh kasus pada kasus ODP, sehingga kini berjumlah 960 kasus (267 orang sembuh dan 693 masih dipantau).
Sementara peningkatan pada kasus PDP, meningkat sebanyak delapan kasus. Sehingga jumlah kasus PDP kini mencapai 381 kasus (25 orang sembuh, 302 masih dirawat, dan 54 orang meninggal).
Sedangkan, untuk kasus positif masih bertahan dalam jumlah sebanyak 86 kasus (15 sembuh, 53 masih dirawat, dan 18 meninggal dunia).
"Kalau diukur dari angka penderita ODP dan PDP yang angkanya cenderung naik, ya belum sepenuhnya PSBB ini memberikan hasil," ujar Benyamin saat dihubungi awak media, Senin (27/4/2020).
Menurutnya jika hasil pelaksanaan PSBB masih seperti ini, maka kebijakan untuk memutus mata rantai penyebaran virus Corona akan diperpanjang.
"Kita masih ada waktu ya, hari Sabtu Minggu depan sampai tanggal 1 Mei. Kalau angkanya (masih) seperti ini, kecenderungannya walaupun tidak besar, tapi ada kenaikan, ya PSBB diperpanjang," tuturnya.
Selain itu, kata Benyamin, untuk mendisiplinkan masyarakat, maka pilihan penegakkan hukum akan lebih diperketat.
"Yang kedua, penegakan hukumnya harus lebih, sanksi sosialnya bisa lebih ketat lagi. Kita kan (selama ini) hanya menerapkan sanksi sosial. Jadi (nanti) ada peningkatan sanksinya. Kalau mereka sebelumnya hanya diberi teguran," terangnya.
Sanksi tersebut berupa memberikan sanksi administratif kepada masyarakat yang melanggar ketentuan PSBB tersebut.
"Ya kan ini hanya pembatasan, pembatasan juga sosial, tidak diikat dengan hukum positif ya hukum pidana, makanya sanksinya administratif sesuai dengan Perwal itu," katanya.
Sementara itu, tambah Benyamin, menurut pantauannya, saat ini sudah mulai banyak masyarakat yang patuh terkait peraturan PSBB ini. Walaupun, masih ada saja sejumlah masyarakat yang belum mengindahkan peraturan tersebut.
Sudah banyak masyarakat yang mulai sadar memakai untuk masker, menjaga jarak, dan menurunnya volume kendaraan di jalan raya.
"Kalau dilihat dari itu, PSBB di Tangsel memberikan hasil yang baik. Meski, masih ada pelanggarannya, seperti bergerombol lebih dari lima orang, dan anjuran diam di rumah belum maksimal," pungkasnya.(RMI/HRU)
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TODAY TAGPembangunan jalan tol sering dianggap sebagai salah satu tanda kemajuan suatu daerah. Selain mempermudah perjalanan, keberadaan jalan tol juga diharapkan dapat mendorong kegiatan ekonomi masyarakat.
YesssCredit, perusahaan pembiayaan berizin yang telah diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), menawarkan program pembiayaan yang mudah kepada masyarakat Tangerang dalam roadshow perdana di Tangcity Mall.
Ratusan siswa tingkat SD, SMP, hingga SMA mengikuti Model United Nations Syafana Islamic School (Munsya) 2026 yang digelar di Gedung Ade Kismantoro Secondary pada 31 Oktober hingga 1 November 2026.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews