Connect With Us

Meski PSBB, Gepeng Tetap Ramai di Kota Tangerang

Achmad Irfan Fauzi | Kamis, 23 April 2020 | 17:11

Gepeng mulai marak di Kota Tangerang. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com–Keberadaan gepeng (gelandangan dan pengemis) terpantau mulai ramai di Kota Tangerang. Selain jelang Ramadan, mereka berharap mendapatkan bantuan sosial di tengah Pandemi virus Corona ini.

Pemberlakuan status pembatasan sosial berskala besar (PSBB), tidak menyurutkan aktivitas mereka.

Berdasarkan pantauan TangerangNews, para gepeng 

marak di sekitaran Jalan Veteran, Jalan Perintis Kemerdekaan, dan Jalan KH Hasyim Ashari, Kamis (23/4/2020). 

Mereka hanya duduk-duduk di pinggiran jalan atau trotoar sambil menunggu seseorang atau kelompok dermawan memberikan bantuan. 

Gepeng mulai marak di Kota Tangerang.

Selain manusia gerobak, tak sedikit pengamen yang beraktivitas di traffic light atau lampu lalu lintas di perkotaan Tangerang. 

Asmad, gepeng asal Cipondoh, mengaku sengaja duduk di pedestrian jalan hanya untuk mendapatkan bantuan.

"Kita nyari bantuan. Mau dapat sembako," ujarnya.

Menurutnya, belakangan ini keluarganya kesulitan makan. Dia menyebut banyak para dermawan yang memberikan makanan bahkan sembako di jalanan. 

"Di pinggiran jalan gini kan banyak yang kasih makan," katanya. 

Dia juga menambahkan tak ingin mengharapkan bantuan dari pemerintah. "Karena enggak pasti dapat," pungkasnya. (RMI/RAC)

WISATA
BSD Bakal Punya Destinasi Wisata Baru Bertema Peternakan Seluas 3,8 Hektare

BSD Bakal Punya Destinasi Wisata Baru Bertema Peternakan Seluas 3,8 Hektare

Kamis, 11 Juni 2026 | 17:59

Destinasi wisata peternakan pertama dan satu-satunya di kawasan BSD City bernama bernama Dairyland at Hiera BSD segera hadir untuk memenuhi kebutuhan bermain keluarga modern di Jabodetabek.

TOKOH
Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Rabu, 3 Juni 2026 | 15:53

Slamet Suradio, masinis yang selamat dari peristiwa tabrakan kereta api dalam Tragedi Bintaro 1987, meninggal dunia pada Rabu, 3 Juni 2026, dini hari.

BANTEN
Start dari Cilegon, 30 Motor Listrik Buktikan Mampu Tempuh Rute Sejauh 1.200 Km ke Bali 

Start dari Cilegon, 30 Motor Listrik Buktikan Mampu Tempuh Rute Sejauh 1.200 Km ke Bali 

Senin, 15 Juni 2026 | 11:19

Sebanyak 30 pengendara motor listrik memulai perjalanan lintas pulau sejauh sekitar 1.200 kilometer dari Cilegon, Banten menuju Singaraja, Bali, Minggu, 14 Juni 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill