Connect With Us

Seminggu Longsor Sampah Cipeucang, Begini Kondisi Terkini

Rachman Deniansyah | Jumat, 29 Mei 2020 | 19:38

Tumpukkan sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cipeucang mengalami longsor, Serpong, Tangerang Selatan, Jumat (22/5/2020). (TangerangNews / Rachman Deniansyah)

 

TANGERANGNEWS.com-Sekitar 100 ton sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cipeucang, Serpong, Tangsel tumpah ke badan sungai Cisadane pada Jumat (22/5/2020) lalu.

Selang seminggu setelah insiden akibat jebolnya tanggul penahan tumpukan sampah tersebut, sekitar dua pertiga sampah telah diangkat dari badan sungai. Pekerjaan pengangkatan sampah itu dengan menerjunkan tujuh alat berat.

"Ekskavator bantuan dari BBWSCC ada tiga unit, terus yang kami miliki ada empat, jadi ada tujuh alat berat," ujar Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup Kota Tangsel Yepi Suhernan, Jumat (29/5/2020).

Ia mengatakan, dua pertiga dari sekitar 100 ton sampah itu telah digeser sekitar 20 meter dari badan sungai. 

"Kami tarik kembali ke tepi posisi TPA. Jadi prioritas kami, yang penting agar jalan air sungai sudah terbuka. Supaya lancar lagi, itu tahapan pertamanya," tuturnya. 

Selanjutnya, sampah tersebut akan kembali ditarik ke lokasi penimbunan (landfillI) dengan sistem trap (perangkap). 

"Lalu dindingnya diperkuat oleh turap supaya posisi sampah enggak terjun lagi ke bawah," katanya.

Pekerjaan menuntaskan sampah yang longsor tersebut membutuhkan waktu sekitar sepekan lagi. Namun, percepatan pengerukan sampah itu membutuhkan kerja keras. Alat berat harus dioperasikan selama 24 jam terus menerus.

Longsor sampah juga telah mengakibatkan rusaknya turap dan badan sungai Cisadane. Perbaikan kedua hal tersebut, akan dilakukan secara pararel dengan meminta bantuan kepada Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung dan Cisadane (BBWSCC) dan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.

"Kami (Pemkot Tangsel) fokus ke landfill-nya," pungkasnya.(RMI/HRU)

NASIONAL
Komisi III DPR Minta Penyelesaian Kasus Pembubaran Ibadah di Tangerang Jangan Dibiasakan Damai

Komisi III DPR Minta Penyelesaian Kasus Pembubaran Ibadah di Tangerang Jangan Dibiasakan Damai

Senin, 21 September 2026 | 20:55

Jagat media sosial dihebohkan dengan video aksi pembubaran kegiatan ibadah jemaat Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI) oleh sekelompok warga di Desa Mekarsari, Kecamatan Rajeg, Kabupaten Tangerang, pada Minggu 20 September 2026.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

BISNIS
PT Selaras Jaya Sakti Gathering Bersama Konsumen, Perkuat Akses Cat dan Coating Anti Karat Industri di Banten

PT Selaras Jaya Sakti Gathering Bersama Konsumen, Perkuat Akses Cat dan Coating Anti Karat Industri di Banten

Kamis, 17 September 2026 | 16:01

PT Selaras Jaya Sakti, distributor resmi produk marine coating dan protective coating dari merek International Paint (AkzoNobel), memperkuat jaringan bisnis dan kedekatan dengan mitra industri di wilayah Banten.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill