Tes Pegawai Kopdes Merah Putih Dikeluhkan Peserta, BKN Sebut Banyak yang Panik
Minggu, 10 Mei 2026 | 14:28
Seleksi calon pegawai Koperasi Desa Merah Putih (KDKMP) dan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) menemui sejumlah kendala di lapangan.
TANGERANGNEWS.com-Longsor Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sampah Cipeucang jelang Idul Fitri 1441 Hijriah membuat khawatir warga di Perumahan Pesona Serpong, Tangsel.
Warga dihantui kekhawatiran karena lokasi perumahan meraka tak jauh dari bantaran Sungai Cisadane. Sementara, lingkungan pemukiman mereka kerap terendam banjir akibat luapan air dari Cisasane.
Dengan tumpahnya sekitar 100 ton sampah ke badan sungai, warga semakin merasa khawatir, karena saat ini Tangsel kerap diguyur hujan, atau terjadi hujan di hulu Sungai Cisadane di Bogor.
"Sangat khawatir pemukiman kami takut kembali banjir. Terlebih sampah tumpah ke sungai. Enggak mungkin bisa tidur nih kalau kondisinya begini," ungkap Umi, Ketua RW 08 Perumahan Pesona Serpong, Jumat (22/5/2020).
Rasa khawatir itu mulai dirasakan warga saat longsor sampah tersebut terjadi pada pagi tadi.
"Tadi subuh, sekitar jam 04.30 WIB saja, air sempat naik ke empang di (perumahan) pesona," kata Umi sambil menunjuk lokasi yang dimaksudnya.
Hal senada juga diungkapkan warga lainnya, Geri. Menurutnya, bila sampah itu tak cepat dievakuasi, maka peluang terjadinya banjir sangat besar.
Ditambah, hujan dengan curah tinggi kerap mengguyur kawasan tersebut beberapa hari terakhir.
"Yang kami khawatirakan ada air kiriman dari Bogor. Dua hari yang lalu air dari Bogor itu lumayan deras. Tapi kalau tanggul sampah jebol seperti ini kemungkinan kita akan banjir," ujarnya. (RMI/RAC)
Seleksi calon pegawai Koperasi Desa Merah Putih (KDKMP) dan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) menemui sejumlah kendala di lapangan.
TODAY TAGKasus hantavirus kembali menjadi sorotan setelah muncul laporan infeksi virus langka tersebut di kapal pesiar MV Hondius yang dikabarkan menyebabkan korban meninggal dunia.
Sejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.
Seorang warga negara (WN) India ditangkap aparat Bea Cukai karena hendak penyelundupkan serbuk emas murni di Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta).
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews