Connect With Us

Longsor Turap Belum Diperbaiki, Warga Villa Dago Was-was

Rachman Deniansyah | Senin, 6 Januari 2020 | 21:11

Tampak terjadi longsor di Perumahan Villa Dago Tol, Blok C RT 3 RW 11, Ciater, Serpong, Tangerang Selatan. (TangerangNews/2019 / Rachman Deniansyah)

TANGERANGNEWS.com-Turap dengan tinggi lebih dari 10 meter di Perumahan Villa Dago Tol, Blok C RT 3 RW 11, Ciater, Serpong, Tangerang Selatan, Rabu (1/1/2020) longsor. 

Longsor itu diduga terjadi karena derasnya hujan yang mengguyur wilayah tersebut. Hingga kini, turap itu belum juga diperbaiki. Dampaknya batu dan tanah jatuh menutupi sebagian jalan di lokasi.

Herly, salah satu warga mengatakan, longsoran yang kini meninggalkan batu dan tanah sangat mengkhawatirkan, karena lokasi longsor itu berdekatan dengan perumahan warga. Ia khawatir kejadian serupa kembali terulang. 

"Karena (turap) ini belum dikerjakan (diperbaiki) beresiko juga. Ya alhamdulillah saat kejadian itu tidak ada korban," kata Herly di lokasi, Senin (6/1/2020).

Ia mengatakan, kondisi itu telah disampaikan ke pihak kelurahan. Namun, sudah enam hari berlalu, belum ada juga upaya perbaikan. 

"Sudah. Lurah sudah ke sini dua kali.  Saat kejadian dan beberapa hari lalu. Katanya sudah disampaikan ke Camat bahkan sudah tembus ke Wali Kota.  Tapi sampai saat ini belum tau dan belum ada titik terang," terangnya. 

Kekhawatiran serupa juga dirasakan Hesty, 43. Terlebih, katanya, hujan kerap membasahi tanah tersebut. 

"Kalau lihat kondisinya takut. Karena tinggi banget itu. Apalagi itu akses jalan satu-satunya buat keluar komplek. Kalau itu tertutup ya tidak bisa lewat lagi," tuturnya. 

Hesty berharap agar ada tindakan cepat yang dilakukan pemerintah setempatm

"Iya harapannya biar cepat diatasi saja, karena khawatir anak-anak main di luaran situ," pungkasnya.(RMI/HRU)

OPINI
Korupsi dan Politik Pilih-Pilih Standar Global

Korupsi dan Politik Pilih-Pilih Standar Global

Jumat, 23 Oktober 2026 | 19:42

Wacana redefinisi korupsi yang dilemparkan oleh Dewan Ekonomi Nasional (DEN) memicu kegaduhan baru di ruang publik. Pemerintah mengusulkan agar penegakan hukum tindak pidana korupsi bergeser mengikuti standar global

NASIONAL
Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:45

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menilai kenaikan upah minimum bukan penyebab utama penutupan pabrik dan pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia.

BISNIS
Local Media Summit 2026 Bahas Masa Depan Bisnis Media di Era Digital

Local Media Summit 2026 Bahas Masa Depan Bisnis Media di Era Digital

Jumat, 23 Oktober 2026 | 08:31

International Media Support (IMS) dari Denmark bersama Suara.com menggelar Local Media Summit (LMS) 2026 di Manhattan Hotel Jakarta, 22-23 Oktober 2026.

BANTEN
Pencak Silat Didorong Jadi Ekskul dan Mulok Sekolah di Banten

Pencak Silat Didorong Jadi Ekskul dan Mulok Sekolah di Banten

Jumat, 23 Oktober 2026 | 19:26

Pemerintah Provinsi (Pemptov) Banten mendorong agar seni bela diri tradisional pencak silat dapat dijadikan sebagai muatan lokal (mulok) maupun kegiatan ekstrakurikuler di berbagai satuan pendidikan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill