AI Helita Tangsel Respon Keluhan Warga Hanya dalam 49 Milidetik, Sudah Terima 4 Ribu Pesan
Kamis, 14 Mei 2026 | 10:06
Helita, asisten digital berbasis Artificial Intelligence (AI) milik Pemkot Tangsel, langsung menjadi primadona baru sejak dirilis.
TANGERANGNEWS.com-Turap dengan tinggi lebih dari 10 meter di Perumahan Villa Dago Tol, Blok C RT 3 RW 11, Ciater, Serpong, Tangerang Selatan, Rabu (1/1/2020) longsor.
Longsor itu diduga terjadi karena derasnya hujan yang mengguyur wilayah tersebut. Hingga kini, turap itu belum juga diperbaiki. Dampaknya batu dan tanah jatuh menutupi sebagian jalan di lokasi.
Herly, salah satu warga mengatakan, longsoran yang kini meninggalkan batu dan tanah sangat mengkhawatirkan, karena lokasi longsor itu berdekatan dengan perumahan warga. Ia khawatir kejadian serupa kembali terulang.
"Karena (turap) ini belum dikerjakan (diperbaiki) beresiko juga. Ya alhamdulillah saat kejadian itu tidak ada korban," kata Herly di lokasi, Senin (6/1/2020).
Ia mengatakan, kondisi itu telah disampaikan ke pihak kelurahan. Namun, sudah enam hari berlalu, belum ada juga upaya perbaikan.
"Sudah. Lurah sudah ke sini dua kali. Saat kejadian dan beberapa hari lalu. Katanya sudah disampaikan ke Camat bahkan sudah tembus ke Wali Kota. Tapi sampai saat ini belum tau dan belum ada titik terang," terangnya.
Kekhawatiran serupa juga dirasakan Hesty, 43. Terlebih, katanya, hujan kerap membasahi tanah tersebut.
"Kalau lihat kondisinya takut. Karena tinggi banget itu. Apalagi itu akses jalan satu-satunya buat keluar komplek. Kalau itu tertutup ya tidak bisa lewat lagi," tuturnya.
Hesty berharap agar ada tindakan cepat yang dilakukan pemerintah setempatm
"Iya harapannya biar cepat diatasi saja, karena khawatir anak-anak main di luaran situ," pungkasnya.(RMI/HRU)
Helita, asisten digital berbasis Artificial Intelligence (AI) milik Pemkot Tangsel, langsung menjadi primadona baru sejak dirilis.
TODAY TAGSejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kota Tangerang Muhdorun mengingatkan masyarakat agar tidak sembarangan membeli hewan kurban dan memastikan lapak penjualan memiliki stiker resmi dari Pemkot Tangerang.
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mengklaim siswa dari keluarga kurang mampu memiliki peluang lebih besar untuk masuk sekolah yang diinginkan melalui Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2026/2027.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews