Pria di Kosambi Diciduk Polisi Jual 1.346 Butir Tramadol dan Eximer
Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:36
Polisi mengamankan seorang pria berinisial CF, 25, yang diduga menjual obat keras daftar G di kawasan Dadap, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang.
TANGERANGNEWS.com-Seorang tunawisma berinisial NM babak belur dihajar massa usai kepergok saat nekat mencuri sekotak susu pada sebuah minimarket di Jalan Aria Putra, Ciputat, Tangerang Selatan, apda Rabu (4/6/2020) lalu.
Tanpa ia disadari, saat menyembunyikan susu di dalam jaket tebalnya, NM sudah diawasi kamera pengintai yang terpasang di minimarket tersebut.
Kanit Reskrim Polsek Ciputat Iptu Erwin Subekti mengatakan, NM nekat melakukan aksi pencurian itu hanya karena dirinya kelaparan.
Demi sebungkus nasi, NM pun nekat membawa susu seharga Rp85 ribu itu tanpa membayar ke kasir.
"Orang ngambil susu, susu Dancow harga Rp85 ribu. Itu orang kelaparan enggak punya duit," ujar Erwin dikonfirmasi, Sabtu (6/6/2020).
Usai kepergok itu, NM pun sempat dihajar massa hingga mengalami luka pada sejumlah bagian tubuh.
"Iya dipukulin, orang kelaparan, kasihan tunawisma, itu (pelaku) tunawisma. Kalau saya ada di situ mah, saya ajak makan di warteg," jelasnya.
Beruntung petugas kepolisian saat itu datang untuk mengamankan NM, tiba pada waktu yang tepat. NM pun langsung dibawa ke Mapolsek Ciputat.
"Kita arahin ke Dinas Sosial untuk mendapat pembinaan" pungkasnya.(RMI/HRU)
Polisi mengamankan seorang pria berinisial CF, 25, yang diduga menjual obat keras daftar G di kawasan Dadap, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang.
TODAY TAGPeringatan kemerdekaan republik ini sejatinya memanggil kembali janji emansipasi yang paling mendasar, yakni pembebasan nalar manusia dari segala bentuk perhambaan feodal.
Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Banten mencatat sebanyak 5.969.889 warganya telah memanfaatkan program Cek Kesehatan Gratis (CKG).
Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews