Video CCTV detik-detik kasus yang menyeret Lurah Benda Baru, Pamulang, Saidun, di SMAN 3 Tangsel. (Istimewa / Istimewa)
TANGERANGNEWS.com-Sebuah video rekaman kamera pengawas (CCTV) detik-detik kasus yang menyeret Lurah Benda Baru, Pamulang, Saidun, beredar.
Diketahui, kasus ini bermula saat Saidun menitipkan calon siswa baru di SMAN 3 Tangsel. Namun, keinginan itu ditolak oleh Aan Sri Analiah Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Sekolah tersebut.
Video itu berdurasi singkat, hanya 13 detik. Namun, dalam rekaman itu, orang yang diduga Saidun yang mengenakan atasan kemeja berwarna biru tiba-tiba bangkit dan menyapu benda di atas meja dengan sekali tendangan kakinya.
Peristiwa itu disaksikan oleh setidaknya enam orang lainnya di ruangan tersebut.
Usai memporak-porandakan benda di atas meja, orang tersebut langsung pergi meninggalkan ruang kepala sekolah.
Saat dikonfirmasi, Kapolsek Pamulang Kompol Supiyanto mengatakan bahwa saat ini kasus tersebut masih bergulir. Pihaknya sedang manjalani sejumlah proses pemeriksaan terhadap sejumlah saksi.
Selain itu sejumlah barang bukti, seperti pecahan toples, pecahan kaca, dan CCTV pun telah diamankan kepolisian.
Bahkan, video tersebut telah viral di media sosial.
"Video (CCTV) juga sudah tersebar. Gak ada rahasia-rahasia sekarang sudah umum, semua sudah dimana-mana ada," singkatnya.(RMI/HRU)
Polda Metro Jaya akan menyelidiki viralnya video teh kemasan berbusa yang beredar di media sosial setelah aksi penyampaian aspirasi pada 28 Oktober 2026.
Penjajahan digital ( kolonialisme digital) adalah bentuk penguasaan atau kontrol terhadap suatu negara, masyarakat, atau individu melalui teknologi, platform digital, algoritma, serta penguasaan data.
Sinar Mas Land kembali mengukuhkan prestasinya di bidang komunikasi korporasi dengan meraih Juara II Perhumas PR Excellence Awards 2026 untuk kategori Teknologi & Digital PR.
""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""