Connect With Us

Lurah Titip Siswa Berujung ke Polisi, Ini Kata Kepsek SMAN 3 Tangsel

Rachman Deniansyah | Jumat, 17 Juli 2020 | 19:33

Plt Kepala Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) Kota Tangerang Selatan Aan Sri Analiah. (@TangerangNews / Rachman Deniansyah)

TANGERANGNEWS.com-Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 3 Kota Tangerang Selatan Aan Sri Analiah angkat bicara soal polemik siswa titipan yang menyeret Saidun, Lurah Benda Baru, Pamulang, Tangerang Selatan.

Polemik itu terjadi ketika jadwal Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tingkat SMAN di Tangsel telah berakhir. Saat itu Lurah ingin memasukkan sebanyak lima siswa.

"Jadi Pak Lurah komunikasi telepon, saya sedang rapat, kemudian sudah di sini, kemudian saya bilang 'tunggu Pak Lurah saya lagi rapat. Setelah Jumat-an oke saya temuin'. Dan sudah, ketemulah," ujar Aan di lokasi sekolah yang berlokasi di Jalan Benda Timur XI, Benda Baru, Pamulang, Tangsel, Jumat (17/7/2020). 

Namun saat pertemuan itu, pihak sekolah menolak dan tak dapat mengabulkan permintaan Lurah. Hal itulah yang membuat Lurah Benda Baru tersebut mengamuk dan akhirnya merusak sejumlah fasilitas yang ada di ruangan kepala sekolah. 

"Nah mungkin karena merasa beliau juga ingin membela rakyatnya, kemudian ingin titipannya (calon siswa) diakomodir. Tapi kita kan bisa lihat sekolah ini hanya segini, kemudian kita enggak mungkin menambah kelas, enggak bisa menambah kuota. Menambah kuota juga itu haknya ke pemerintah," ujar Aan.

Baca Juga :

Pihak sekolah yang tak terima perbuatan tidak menyenangkan Saidun, kemudian melapor ke Polsek Pamulang. Selain itu, Aan juga menginginkan agar Lurah Benda Baru tersebut datang langsung ke sekolah untuk meminta maaf. 

"Pak Lurah sudah ke sini, sudah meminta maaf ya dengan didampingi aparat dari pemerintah, ada camat, tokoh masyarakat, serta BKPP yang menjadi atasan beliau. Alhamdulillah dengan dimediasi oleh aparat dari pemerintah beliau sudah meminta maaf sampai berkali-kali," tuturnya.

"Saya sih secara pribadi karena namanya manusia memang tak luput dari khilaf, nah kita sudah memaafkan secara pribadi," ungkapnya.

Meski telah dimediasi, namun terkait laporan ke pihak kepolisian, Aan tidak memberikan pernyataan tegas, apakah laporannya tersebut dicabut atau berlanjut. 

"Ya dari polisi pokoknya ini. Kita lihat saja ya nanti, karena Pak Lurah sudah ke sini secara kekeluargaan, kemudian biarlah (selebihnya) proses ke polisi," pungkasnya. (RMI/RAC)

HIBURAN
Aniwayang Desa Timun Hadirkan Pertunjukan Wayang Modern di Tangcity Mall

Aniwayang Desa Timun Hadirkan Pertunjukan Wayang Modern di Tangcity Mall

Sabtu, 14 Maret 2026 | 15:50

Libur panjang Lebaran 2026 di Kota Tangerang dipastikan bakal lebih berwarna. Tangcity Mall menghadirkan rangkaian acara bertajuk “Aniwayang Desa Timun - Riang Ria Hari Raya” yang berlangsung mulai 6 hingga 29 Maret 2026.

TANGSEL
Kisah Veri, Kayuh Sepeda Sendiri Mudik dari Serpong ke Palembang

Kisah Veri, Kayuh Sepeda Sendiri Mudik dari Serpong ke Palembang

Kamis, 19 Maret 2026 | 10:44

Di tengah padatnya arus mudik Lebaran 2026 di Pelabuhan Ciwandan, ada satu pemandangan yang tidak biasa. Sebuah sepeda hitam dengan sleeping bag dan tenda terikat rapi di bagian belakang melaju pelan menuju area pelabuhan

MANCANEGARA
Dampak Perang Timur Tengah, Prabowo Sebut Indonesia Harus Siap-siap

Dampak Perang Timur Tengah, Prabowo Sebut Indonesia Harus Siap-siap

Selasa, 10 Maret 2026 | 09:21

Presiden Prabowo Subianto mengingatkan situasi geopolitik dunia yang memanas, terutama konflik di kawasan Timur Tengah, berpotensi menimbulkan dampak bagi berbagai sektor di Indonesia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill