Connect With Us

Kali Jaletreng Tercemar, DLH Tangsel Kecolongan

Rachman Deniansyah | Senin, 3 Agustus 2020 | 20:09

Tampak aliran Kali Jaletreng yang melintasi Jalan Tekno Widya, Serpong, Tangsel, Senin (3/7/2020). (TangerangNews.com / Rachman Deniansyah)

 

TANGERANGNEWS.com-Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangsel mengaku kecolongan atas pencemaran yang terjadi di Kali Jaletreng.

Pencemaran itu diduga berasal dari kawasan Taman Tekno, Serpong, Tangsel. Di lokasi itu disebut terdapat sekitar 1.000 aktivitas industri.

"Iya bisa dibilang kami kecolongan. Perusahaan ini membuang limbahnya mungkin dikala hujan. Kalau hari-hari biasa ya enggak, makanya kami belum menemukan titik sumbernya," ujar Kepala Seksie Pengawasan dan Pembinaan Lingkungan DLH Tangsel Tedi Krisna kepada TangerangNews, Senin (3/8/2020).

 Tedi mengaku tengah menelusuri asal limbah tersebut. Pihaknya melakukan penyisiran industri di Taman Tekno, Tangsel. Di lokasi ini, tak hanya usaha sektor industri, namun juga terdapat bengkel dan gudang. 

"Tapi sejauh ini, pengelolaan limbah perusahaan besar bagus. Nah, kami belum tahu yang kami belum lihat dan awasi seperti apa pengelolaannya," katanya.

Pencemaran tersebut telah menyebabkan kondisi air di Kali Jaletreng berubah warna menjadi agak hitam dan mengeluarkan bau menyengat. 

"Kami mohon kepada perusahaan dan pengelola wilayah Tekno untuk melakukan pengelolaan lingkungan yang sebaik-baiknya. Jangan mencemari lingkungan. Karena sungai digunakan oleh semua orang," pungkasnya.(RMI/HRU)

KAB. TANGERANG
Imbas Kecelakaan di Stasiun Bekasi Timur, Pemkab Tangerang Data Lintasan KRL Tanpa Palang Pintu

Imbas Kecelakaan di Stasiun Bekasi Timur, Pemkab Tangerang Data Lintasan KRL Tanpa Palang Pintu

Rabu, 29 April 2026 | 22:44

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang melakukan pendataan pada area perlintasan KRL yang tidak mempunyai palang pintu di wilayahnya.

MANCANEGARA
Dampak Perang Timur Tengah, Prabowo Sebut Indonesia Harus Siap-siap

Dampak Perang Timur Tengah, Prabowo Sebut Indonesia Harus Siap-siap

Selasa, 10 Maret 2026 | 09:21

Presiden Prabowo Subianto mengingatkan situasi geopolitik dunia yang memanas, terutama konflik di kawasan Timur Tengah, berpotensi menimbulkan dampak bagi berbagai sektor di Indonesia.

NASIONAL
Iuran Jaminan Kecelakaan Kerja dan Jaminan Kematian Didiskon 50 Persen bagi Peserta BPU

Iuran Jaminan Kecelakaan Kerja dan Jaminan Kematian Didiskon 50 Persen bagi Peserta BPU

Rabu, 29 April 2026 | 18:41

Pemerintah memberikan keringanan iuran sebesar 50 persen untuk program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM) bagi peserta Bukan Penerima Upah (BPU), sebagai langkah konkret menjaga daya beli

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill